ISME-ISME
( PENGARUH/ AJARAN)
Oleh : Yusup. S.Pd.MM
} وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللهُ وَاللهُ خَيْرُ
الْمَاكِرِينَ {54}
Orang-orang kafir itu
membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah
sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. 3:54)
Hadrin
sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan
puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita
nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah
pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada
junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya
dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadirin sidang sholat
Jumat Rokhimakumullah
Setiap pemimpin harus
memiliki pengaruh,dengan pengaruh dan wibawa yang ia miliki dia dapat
mengendalikan orang,mengatur,memanaj barang dan jasa ke arah tujuan,dalam hal
ini islam mengajarkan tujuan yang dimaksud adalah tujuan yang baik yaitu
mencapai ridho Allah sehingga mendapatkan kemaslahatan atau
kesejahteraan,setiap dai harus memiliki pengaruh,pengaruh yang dimaksud adalah
ajaran-ajaran atau isme-isme ,setiap kelompok-kelompok pasti akan terbentuk
dengan sendirinya di dalam sebuah sistem atau kelembagaan kita selalu melihat di
sana akan ada yang menebarkan pengaruh-pengaruh isme-isme orang selalu
berkelompok ada 3- 5 orang,6-10 orang bahkan kelompok-kelompk besar, hal ini
karena sunatullah setiap orang hidup pasti membutuhkan orang lain untuk
berinteraksi, nah kelompok-kelompok itu pasti akan terdapat orang yang
mempunyai pengaruh,pandangan ajaran, oleh sebab itu islam mengajarkan janganlah
memberi pengaruh buruk di dalam kelompok,jadi pengaruh ajaran atau isme-isme
ada yang akan bersipat buruk berbentuk provokasi dan ada yang baik yang bersipat
mengajak kepada kebaikan Allah ber
firman dalam surat Al imron ayat 54 :
} وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللهُ وَاللهُ خَيْرُ
الْمَاكِرِينَ {54}
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya,
dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu
daya. (QS. 3:54
Kemudian Allah mengajarkan untuk mempengaruhi mengajak
orang kearah yang baik Id fa bil la ti
hi ya akhsan fa iza lajii bai na ka wa baina wa li yun ha miim : sampaikanlah da’wah itu dengan cara yang
baik bahkan seolah-olah musuhmu seperti teman baikmu.
Hadrin
sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Nabi Muhammad pemimpin yang berpengaruh dia punya pedoman
yang jelas,orang-orang yang tidak mau berada di jalan yang
lurus,diluruskan,Kaisar Heraclius di surati aslama, masuk islamlah agar selamat,
daerah yang tandus,gersang erofa ,Romawi tidak mau menduduki Madinah dengan
ajaran-ajarannya Nabi Muhammad merubah itu semua menjadi negeri yang modern
sejahtera dan makmur, suatu hal yang perlu dicatat adalah bahwa Islam adalah
sebuah ajaran Allah yang harus dikuasai para dai,para pemimpin,untuk diserukan
demi keselamatan dan kesejahteraan umat, bukan sebaliknya memprofokasi
menyebarkan isme-isme pengaruh buruk yang akhirnya merusak tatanan kehdupan
dunia, para pengikutnya akhirnya menelan pengaruh buruk yang disebut panatisme,
sekarang ini orang butuh tumpukan(kelompok) untuk mendapatkan kekuatan coba
kita lihat pengaruh buruk Hitler, yang punya isme siapa yang kat dialah yang
berkuasa, siapa yang cepat dialah yang dapat, ternyata pengaruh Hitler dengan
paham (isme) Nazi anak-anak muda menjadi pengikut dengan grup metal,pangki, difrensiasi
atau turunannya adalah komunis, lihatlah Soekarno yang mana pengikutnya juga
membentuk kelompok marhaenisme mengkultuskan dirinya, soehartoisme, dan
pengikut-pengikut tokoh yang mereka idolakan sperti Gusdur dan lain sebagainya,
dismaping itu kita bisa mengambil pelajaran dari peristiwa tiang tiih, Firaun
yang akhirnya mengaku sebagai Tuhan bukan karena dirinya tetapi karena
pengikutnya membabi buta mendukung, sehingga puing-puing kehancuran pengikutnya
membahana apakah sekarang tidak ada firaun ? suoekarnoisme,soehartoisme,Hitler
atau Musolini ? mereka ada di sekitar kita turunan atau difrensiasi firaun
adalah karakter-karakter dzolim.kejam dan otoriter,mereka hanya merubah bentuk
dan istilah tetapi karakter dan prilaku mereka yaitu karakter
kapitalisme,hedonisme,hedonisme,otoriterisme masih ada pada kehidupan yang
dekat dengan kehidupan kita
Hadrin
sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Mengapa mereka menanmkan isme-ismenya ? karena mereka
punya kepentingan ,misalkan mereka menanmkan kejujuran persi mereka,sehingga
yang muncul kesederhanaan,baik,tetapi didalam keramahan ada kesombongan,mereka
melakukan pencitraan inilah ajaran isme-isme yang ditanamkan pada bangsa ini,stelah
mereka dapat menebarkan makar pandangan hidup,munculkan tokoh satria,setelah
berhasil target selanjutnya mementahkan mental agama, disamping itu untuk
menyempurnakan kekejaman mereka,mereka menebarkan paham-paham firkoh supaya
umat islam dapat dipecah belah,seperti munculnya ISIS, kapitalisme,liberalisme
dll
Hadrin
sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Tugas kita sekarang ini adalah :
Pertama berdawah dengan cara yang baik, jangan kasar tetapi
membina yang awam dengan benar, jangan mengejek tetapi mengajak, Bila sang
penda’wah kasar jangan cepat memponis lihatlah apakh kasarnya itu untuk
kebenaran ? jika itu yang terjadi maka ajaran islam mengajarkan kita harus
punya jiwa kesatria yaitu berjiwa besar menerimanya dengan ikhlas walaupun itu
pahit rasanya, ingatlah Allah mengingatkan kita dalam Surat Al fath ayat 3
Muhammadur rosulullah walajina kafaru asid a u alal kufar ruhama ubainahum :
Muahmmad itu utusan Allah dan orang-orang yang bersamanya, dia keras terhadap
orang-orang kafir tetapi berkasih sayang
Kedua Gunakan ajaran islam agar tidak terkontaminasi,teracuni
isme-isme yahudinisme
Ketiga Kuasai ilmu pengetahuan dan ilmu agama islam,karena
orang yang tidak berilmulah yang mudah dipengaruhi atau diprovokasi,kalau
negeri,kota atau daerah dikuasai oleh kapitalis itulah kesalahan rakyat yang
tidak bijak karena awam dan keluguannya dimanfaatkan orang lain
Keempat perkuat persahabatan,kenali kawan dan lawan jangan
bertikai dengan kawan satukan visi cari yang sejalan dengan jalan Allah kalau
berbeda pendapat kembalikanlah pada peraturan Wa in taudu faruduhu ilaallahi wa
rosul, jika kalian berbeda pandapat kembalikanlah pada Al Qur’an dan Hadits,
dalam sebua hadits siapa yang berteman dengan tukang minyak wangi walaupun ia
tidak membeli ia pasti terkena harumnya, akan tetapi jika ia memilih teman
tukang pandai besi pasti ia akan terkena percikan apinya
Barokaallahu wi walakum fil qur’anul kariem
Tidak ada komentar:
Posting Komentar