https://drive.google.com/drive/folders/0ByFUatwdvfADeU5aUVpnNTE3RlE
materi di dapat dari intruktur LPMP kemendikbud
Rabu, 26 Juli 2017
Selasa, 25 Juli 2017
RPP kelas 1
https://drive.google.com/drive/folders/0ByFUatwdvfADSW9KamMyMWdMd0E
materi ini diperoleh dari teman peserta bimtek di hotel GWR Tangerang
materi ini diperoleh dari teman peserta bimtek di hotel GWR Tangerang
RPP Kelas 4
https://drive.google.com/drive/folders/0ByFUatwdvfADdEIzNXZoMmoxTlk
materi ini diperoleh dari teman peserta bimtek intruktur di hotel GWR Tangerang
materi ini diperoleh dari teman peserta bimtek intruktur di hotel GWR Tangerang
kebhinekaan
Khutbah
Jum’at ” KEBHINEKAAN”
Oleh :
YUSUP, S.Pd, MM.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا
وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ
يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ
أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ
عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ
الْقِيَامَةِ.
قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا
اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ
مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا
رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا
وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ
تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
بِسْمِ اللَّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
} يَآأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وأُنثَى
وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ
إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ {13
Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi
Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat
islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan
salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku
khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita
tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Setelah Pilgub DKI
dimenangkan oleh kelompok Muslim yang didukung Alumni 212 maka akan berimbas
pada daerah-daerah lain yang ingin melahirkan pemimpin-pemimpin muslim
muncullah kekhawatiran pada kelompok-kelompok tertentu dengan tuduhan kepada
kelompok-kelompok muslim tertentu yang negatif mereka menganggap kelompok Islam
tertentu itu anti Nasionalisme,anti Pluralisme,anti
kebhinekaan,anti pancasila.sehingga umat Islam tertentu jadi tertuduh,umat
Islam yang tidak mau memilih pemimpin non muslim dikatakan anti
kebhinekaan,anti Pancasila,Umat Islam yang menolak dan mendemo Penista Al
Qur’an yang kebetulan sang penista nya adalah keterunan China , umat Islam dituduh
rasisme.justru sebaliknya umat islam menuntut keadilan terhadap sang penista
yang merusak kebhinekaan Sikap umat Islam yang seperti itu bukanlah Anti kebhinekaan
dan anti pancasila.Jika sekarang ini ada 4 Pilar Kebangsaan yang digulirkan Pemerintah
yaitu pertama Pancasila,kedua UUD 45,ketiga NKRI,keempat kebhinekaan tidak
berarti umat Islam anti semuanya itu.justru umat Islamlah yang melahirkan
Pancasila dan Negara ini.
Hadirin sidang sholat
jum’at rokhimakumullah
Lahirnya Perpu Nomor:2
tahun 2017 tentang Ormas adalah rasa takut yang berlebihan karena HTI yang
dibubarkan itu tidak memiliki unsur penentangan terhadap Pancasila dan upaya
penggulingan terhadap Pemerintah yang syah.karena berorganisasi itu adalah hak
semua warga negara.kebebasan berorganisasi bukan pemberian Pemerintah tetapi
adalah hak dan kewajiban Umat Islam untuk berorganisasi.Setiap orang Islam
beriman diperintahkan Allah untuk hidup berjamaah atau berorganisasi (Qs.Al
Imron ayat 104),setiap umat islam harus bergabung dengan organisasi ,apapun
nama organisasinya yang penting bertujuan untuk menegakan ajaran Islam
berdasarkan Al Quran dan Hadits
Hadirin sidang sholat
jum’at rokhimakumullah
Bagaimana pandangan ajaran
Allah tentang kebhinekan? dalam Al Qur’an Surat Al Hujrat ayat 13 Allah dengan
tegas menyatakan
بِسْمِ اللَّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
} يَآأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم
مِّن ذَكَرٍ وأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ............ إِنَّ
أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ {13
Hai manusia, sesungguhnya
Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan
menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling
kenal-mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi
Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Ayat
itu dengan jelas menyatakan bahwa Islam itu Pluralisme,Islam itu Nasionalis,Islam
itu melindungi siapa saja melindungi suku-suku dan bangsa bangsa,Allah
memberikan petunjuk kepada mereka umat islam agar saling mengenal,saling
mengarifi,saling berbagi,saling memberi dan menerima,saling menghormati,saling
bergaul dan saling berkomunikasi Li ta arofuu ,agar saling mengarifi/saling
bijak tetapi Allah membatasi
dalam hal aqidah : berkawan boleh saja, berdagang boleh saja dengan non muslim
tetapi ketika memilih pemimpin umat Islam dilarang memilih pemimpin non muslim,semestinya
umat lain menghormati umat islam dong !! atau umat islam yang sekuler hormati
dong umat islam melaksanakan ajaran islamnya sebagaimana kita menghormati umat
lain memilih pemimpinnya dari kalangan mereka sendiri.Ko mereka sibuk menuduh umat
Islam tertentu anti Pancasila,anti pluralisme dan anti Nasionalisme akhirnya pemerintah
mengintruksikan jangan bicara poltik di dalam berda’wah jangan bicara politik
di masjid pisahkan dengan jelas mana yang politik mana yang agama. sudah sholat
saja,itikap saja,zakat saja,puasa saja dan tadarus saja. Itu memang tidak salah
tetapi itu semua jika tidak didukung oleh kekuasaan dan gerakan amar ma’ruf
nahi munkar maka umat islam akan lemah
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Dalam
Pilbup/Pemilihan Walikota semestinya dimenangkan kelompok mayoritas Islam,karena
da’wah harus masuk ke wilayah formal yaitu memiliki kekuasaan yang syah menurut
UU, banyak sekali para dai berda’wah sampai berbusa mulutnya berceramah tetapi kemunkaran tetap saja
berjalan tanpa merasa beban dosa,tetapi dengan Perda hasil produksi politik
kemunkaran dengan cepat dihilangkan di suatu daerah.
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Bukankah
diakhir ayat itu Surat Al hujrat ayat 13 itu Allah dengan jelas menyatakan
sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling
takwa,kata Takwa itu di intersep oleh redaksi kalimat di atasnya Allah
menciptakan kebhinekaan/ keragaman,jadi masing-masing kita boleh saja berbeda
suku bangsa,berbeda politik,berbeda pendapat,berbeda ras tetapi ketakwaanlah
yang jadi sasaran utama
Tetapi
apakah yang terjadi sedikit sekali orang yang ikhlas dan berniat lurus dalam
berjuang makanya ketika dikritisi,kebanyakan orang tak ikhlas menerima walau
yang dikritisi itu benar maka bukannya sibuk membangun malah sibuk mencari-cari
kesalahan lawan-lawan politiknya dengn tuduhsn snit kebhinekaan,tidak perduli dia
salah atau tidak, main tuduh, main fitnah,dan alat-alat fitnahnya dia ciptakan
sendiri sehingga tokoh islam terjungkal dengan fitnah tersebut,politik busuk
dimainkan
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Bagaimana
caranya agar umat Islam ini tidak menjadi sasaran tembak orang-orang yang
ingin memperlemah umat Islam dengan
dalih kebhinekaan?
Pertama:
Perkuat semangat jihad
Peristiwa
bersejarah telah melahirkan semangat jihad,diturunkannya AlQur’an memberikan
motivasi semangat jihad untuk menegakan ajaran Islam terjadinya tragedi-tragedi
politik berskala besar,melahirkan semangat jihad tidak hanya sebatas manuver di
atas meja diplomasi, tetapi politik fisik, bahkan pertumpahan darah di
medan peperangan.
Perang
Badar adalah tragedi politik paling besar yang terjadi pada zaman Nabi
Muhammad, juga penaklukan kota Makkah.dan perang Chondaq tugas umat Islam
adalah melaksanakan hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda
“Barang siapa melihat kemungkaran, maka hendaknya ia merubah dengan tangannya,
jika tidak mampu, maka hendaknya merubah dengan lisannya, jika tidak mampu,
maka dengan hatinya. Dan yang demikian itulah selemah-lemahnya iman”. (HR.
Muslim) diujung hadits itu jihad hanya dengan hati Nabi mengatakan itulah
selemah lemahnya iman
Karenanya khotib mengajak
marilah kita berjihad di jalan Allah dan Jihad yang paling tepat sekarang ini
adalah dengan cara memaksimalkan diri kita agar tokoh2 Islam lebih banyak yang
masuk ke legislative di sana gunakan kekuasaan legislative menyusun
Undang-undang berdasarkan hukum islam ketimbang melakukan resolusi merubah
dasar Negara yang justru mengakibatkan perang saudara.Khotib mengajak marilah
kita mengevaluasi kinerja kita ,apakah yang salah pada diri umat islam sehingga
umat islam yang mayoritas tak mampu memiliki kekuasaan yang signifikan ? Apa
yang salah pada diri umat islam sehingga umat islam menjadi obyek ekonomi
kapitalis, apakah pengajian kita sudah dapat intensif mencetak kader Islam yang
militan ? apakah kegiatan keagamaan kita mampu menginsfirasi melahirkan
pemimpin-pemimpin muslim ? apakah kita sudah pernah berusaha berjihad
mengorganisir umat Islam untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muslim ? apakah
pengajian kita sudah pernah mengevaluasi dan melahirkan ide-ide cemerlang untuk
perbaikan dan pencerahan? apakah kita sudah memiliki kemampuan menghadapi
musuh-musuh Islam yang kompak terorganisir? apakah pengajian kita mampu
memperkuat ukhuwah umat?,apakah kita sudah siap mempersiapkan insfrastruktur,logistic
dan manajemen yang Islami agar kita berda’wah berpihak pada umat Islam tidak
betepuk sebelah tangan? Karena kita mau berpihak kepada pedagang-pedagang
muslim tetapi tidak banyak kita miliki ekonom mulim yang ulung ? apakah majlis
pengajian kita mampu memperhatikan kesejahteraan umat ?,apakah zakat mampu
membangun umat ? mengapa pengajian tidak banyak dihadiri jamaah ? ,mengapa
pengajian tidak menjawab kebutuhan umat ? mengapa pengajian ekslusif tidak
Familiar terbuka dan universal ? mengapa pengajian atau kegiatan keagamaan
banyak ditinggalkan jamaah ? Inilah Jihad umat islam sekarang ini yang sedang
ditunggu umat, khotib mengajak marilah kita evaluasi.
Kedua: khotib mengajak marilah
kita perkuat ukhuwah islamiah (persatuan umat)
Hadirin sidang sholat
jum’at rokhimakumullah
Dalam persatuan umat yang
harus dijaga adalah komitmen,kemenangan Pilkada DKI oleh kelompok muslim bukan
hanya didukung oleh muslim di DKI tetapi juga reaksi umat Islam seluruh
Indonesia khotib mengajak jadikanlah peristiwa itu sebagai pelajaran kalau
bukan scenario Allah membuat lidah Ahok menista Al quran maka umat Islam tidak
bereaksi ini adalah anugrah dari Allah bahwa sesungguhnya kemenangan itu karena
kita bersatu,kemenangan itu karena peran serta Allah SWT, walau secara hitungan
manusia itu semestinya dimenangkan oleh kelompok sekuler tetapi Allahlah yang
memberikan petunjuk. Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah ini belum
berakhir ingatlah ini belum selesai sesungguhnya kemenangan sejati adalah
manakala kita selalu KOMITMEN atau istiqomah apakah yang dimaksud khotib
kemenangan sejati adalah komitmen ? yaitu kita komitmen bersatu melahirkan
pemimpin – pemimpin muslim di setiap daerah,melahirkan pemimpin-pemimpin di
setiap elemen elemen kehidupan.maka sekecil apapun kita punya peluang untuk
meraih itu ambil lah oleh orang Islam sekalipun hanya kekuasaan menjadi ketua RT, gunakanlah jabatan itu !
ambillah peran itu! Jadilah kita sebagai
contoh,jadikanlah kita sebagai agen perubahan! tularkan ajaran Islam di
kekuasaan yang kita miliki.lalu kekuasaan yang lebih tinggi dari itu,kekuasaan
di bidang pendidikan,bidang ekonomi,kekuasaan legislatif,kekuasaan bidang
pemerintahan dan setiap mereka yang memiliki kekuasaan-kekuasaan tersebut
seharusnya bersatu ada komunikasi yang intens,ada jaringan,ada ukhuwah
bersambung,saling memberi menerima,saling mengenal dan saling mengambil peran
bijak sebagaimana diamantkan dalam Surat Alhujrat ayat 13 tadi.Disamping itu
majlis-majlis pengajian,Jamaah masjid juga semestinya ada jaringan yang kuat
dan intens menggalang kekuatan Islam bersatu padu menegakan kebenaran.Ingatlah
kekuatan Umat Islam dimana-dimana dikoyak dimana-mana terjadi adu
domba,dimana-mana terjadi penganiayaan terhadap umat Islam di Palestin,di Irak
yang sudah luluh lantah dan akhirnya yang berkuasa adalah orang yang berpihak
pada sekuler,di Mesir porak poranda dan Juga akhirnya di Mesir sekarang ini
yang berkuasa adalah kaum sekuler,di Rohingnya,Afghanistan dan yang
memprihatinkan kita lagi-lagi Israel menyerang bangsa Palestin semuanya itu
karena umat Islam tak mampu bersatu padu mempertahankan harga dirinya karena
Umat Islam tak menguasai dunia sehingga kita teraniaya
Yang ketiga
tegakan kejujuran,dan keadilan
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Jika
kita bersatu dalam pisik tetapi ada luka di antara hati kita karena ada sikap
yang tidak jujur karena ada sikap yang diskrimanasi tidak adil maka umat islam
tidak akan pernah bisa bersatu sekalipun nampak fisiknya bersatu itu hanya
lipstick saja hanya sekedar basa basi agar dia dikatakan punya pasukan, agar
dia diakui komunitas tetapi didalamnya rapuh,
Hadirin
sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Sejak
zaman Syarikat Dagang Islam pola politik orang yang menyerang dan memperlemah
umat islam selalu sama yaitu politik adu domba dan umat islamnyapun sering
bersedia diadu domba SDI dipecah menjadi SI putih dan SI merah yang didalamnya
ada komunis berhadapan dengan umat Islam SI putih dalam pergerakan atau jamaah ada
ketidak jujuran, ada ketidakadilan,pembagian kue keuntungan tidak adil ada
korupsi merajalela dan tokoh islampun diperangkap korupsi dicari-cari kesalahannya
atau dengan cara dijebak sehingga korupsi yang sebanarnya yang besar yang mega
proyek tidak dijangkau karena menyangkut tokoh-tokoh sekuler,disamping itu umat
islampun tidak akan kuat karena ada diskriminasi dalam tubuh umat islam,umat
Islam juga ada yang menjadi oportunis pemuja kepentingan karena ada peluang
kemenangan dan mendapatkan poin keuntungan mereka berani meninggalkan
saudara-saudaranya dan bergabung dengan kelompok sekuler sehingga umat tidak
akan bisa mengalahkan kebatilan dan tidak akan bisa memenangkan kebenaran jika
didalam internal umat islam bercerai berai hatinya makanya Allah menyatakan
dulu hati kalian bercerai berai lalu hati kalian kami persatukan
Dan berpeganglah
kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan
ingatlah akan nikmat Allah kepadamu
ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan
hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang yang bersaudara; dan
kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu
daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu
mendapat petunjuk. (QS. 3:103)
} وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ
اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ
كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ
إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ
يُبَيِّنُ اللهُ لَكُمْ ءَايَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ {103}
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي
الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ
وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.
Khutbah kedua:
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا
وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ
يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ
شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ
عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا
كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ
حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ
تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ
اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا
فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ:
{إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ
الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ
وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا
وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا
اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا
وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى
الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ
Kamis, 13 Juli 2017
RPP kelas 1 Tema Diriku Sub tema 1 PB 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SDN INDONESIA
Kelas/Semester : I (Satu)/1
Tema : 1.
Diriku
Subtema : 1.1. Aku dan Teman Baru
Alokasi Waktu : 5 X 35 Menit (1 Pertemuan)
A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, dan
guru.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat,
membaca) dan menanya berdasarkan
rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan
benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di
sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas
dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B.
Kompetensi
Dasar
dan Indikator
1. Kompetensi Dasar dan Indikator Bahasa
Indonesia
3.9. Mengenal
kosa kata dan ungkapan perkenalan diri, keluarga, dan orang-orang di tempat
tinggalnya secara lisan dan tulis yang dapat dibantu dengan kosakata bahasa
daerah.
4.9 Menggunakan
kosa kata dan ungkapan yang tepat untuk perkenalan diri, keluarga, dan
orang-orang di tempat tinggalnya secara sederhana dalam bentuk lisan dan
tulisan
Indikator:
3.9.1
Menunjukkan kosa kata dan ungkapan perkenalan diri lisan atau tulis dengan
tepat
4.9.1
Menggunakan kosa kata dan ungkapan perkenalan diri lisan atau tulis dengan
tepat
2. Kompetensi Dasar dan Indikator SBdP
3.2
Memahami elemen musik melalui lagu
Indikator:
3.2.1
Mengidentifikasi perbedaan warna suara manusia
3. Kompetensi Dasar dan Indikator PPKn
1.1 Menerima
keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama, suku bangsa,
ciri-ciri fisik, psikis, dan hobi sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di
lingkungan rumah dan sekolah
1.2 Menghargai
kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Tuhan Yang Maha Esa di
lingkungan rumah dan sekolah
2.2 Menunjukkan
perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan
sehari-hari di rumah sekolah dan masyarakat sekitar
3.2 Memahami
aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
4.2 Melakukan
kegiatan sesuai aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
Indikator:
3.2.4
Menggali informasi hal-hal yang harus dilakukan sehubungan dengan aturan di
rumah
4.2.4
Mempraktikkan kegiatan memberi salam saat keluar rumah
C.
Tujuan Pembelajaran
1.
Melalui lagu, siswa
dapat memperkenalkan diri dengan menyebut nama panggilan.
2.
Melalui permainan
“Suara siapakah itu?”, siswa dapat mendengar perbedaan warna suara teman.
3.
Saat bernyanyi dan
melakukan permainan, siswa dapat menyebut nama teman dengan benar.
4.
Setelah selesai
bernyanyi dan melakukan permainan, siswa dapat mengingat semua nama teman
dengan benar dan warna suara masing-masing teman.
5.
Dengan berbagi cerita,
siswa dapat memberikan informasi dan memeragakan tentang aturan di rumah dengan
memberi slam pada orang tua saat ke luar rumah
D.
Materi
Pembelajaran
•
Memperkenalkan diri
•
Memperkenalkan diri lewat permainan dan nyanyian
•
Berkenalan dengan teman baru
E. Langkah-Langkah Kegiatan
Pembelajaran
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
Pendahuluan
|
Kegiatan I
Model Pembelajaran Kooperatif
· Guru memberi
salam
· Siswa berdoa
dipimpin oleh guru atau salah satu siswa yang ditunjuk
· Guru lalu menanyakan, “Apakah kalian sudah berpamitan
kepada orang tua masing-masing saat hendak ke sekolah?” (lihat buku siswa halaman
2) “Bagaimana cara kalian berpamitan dengan orang tua?”
· Guru menyampaikan kepada siswa pentingnya berpamitan
kepada orang tua. Guru meminta siswa agar esok berpamitan kepada orang tua
saat hendak pergi ke sekolah.
|
|
Kegiatan
inti
|
Kegiatan I
·
Guru mengajak siswa untuk saling berkenalan.
·
Guru menunjukkan cara berkenalan. (guru mencontohkan seperti yang
dilakukan Edo dan Beni di buku siswa halaman 3)
·
Kemudian siswa diajak untuk saling berkenalan melalui sebuah permainan
lempar bola dan guru menjelaskan aturan bermainnya. (siswa diminta membentuk
posisi melingkar, boleh duduk atau berdiri, lalu guru mencontohkan cara
melempar dan menangkap bola dengan tepat).
·
Permainan dimulai dari guru dengan memperkenalkan diri, “Selamat pagi,
nama saya Ibu/Bapak...biasa dipanggil Ibu/Bapak... kemudian, melempar bola
pada salah satu siswa (melempar bola dengan pelan, hindari dengan keras)
·
Siswa yang menangkap lemparan bola harus menyebutkan nama lengkap dan
panggilannya. Kemudian dia melempar bola kepada teman yang lain. Teman yang
menangkap lemparan bola, juga menyebutkan nama lengkap dan panggilannya.
·
Demikian seterusnya hingga seluruh siswa memperkenalkan diri.
·
Setelah semua siswa memperkenalkan diri, guru mengajak siswa untuk
bernyanyi sambil menyebutkan kembali nama masing-masing. Guru menggunakan
lagu yang ada di buku siswa halaman 6.
1 2 l 3 . l
3 4 l 5 . l
Sia pa kah na ma mu
5 4 l 3 . l 3 3 l 1 . ll
Na ma ku Si ti (sebutkan namamu)
·
Siswa tetap berada pada posisi lingkaran. Guru mencontohkan cara menyanyi
lagu “Siapa Namamu?” sambil menepuk pundak salah satu siswa, lalu siswa itu
menyebutkan namanya. Siswa tersebut kemudian menyanyikan kembali lagu “Siapa
Namamu?” sambil menepuk pundak teman di sebelah kanannya, lalu teman tersebut
menyebutkan namanya sambil mengikuti irama lagu. Begitu seterusnya.
·
Selain menigngat nama teman, saat bernyanyi, minta siswa juga untuk
mengingat suara teman masing-masing.
·
Kegiatan dilanjutkan dengan meminta siswa mengamati buku siswa halaman
3–6. Guru lalu bertanya pada siswa, apakah mereka sudah berkenalan seperti
yang dilakukan Edo dan teman-teman.
·
Kegiatan berkenalan dengan berbagai cara memudahkan siswa untuk mengingat
nama teman-teman di kelas.
|
|
Penutup
|
· Kegiatan ditutup dengan diskusi pentingnya saling mengenal. Seperti kata
pepatah, tak kenal maka tak sayang. Upayakan guru memberikan penguatan
tentang pentingnya saling mengenal.
·
Setelah diskusi tentang pentingnya saling mengenal,
guru menutup kegiatan di hari itu dengan mengajak siswa untuk menyanyikan
lagu “Siapa namamu?” sekali lagi. Guru dan siswa sama-sama menyanyikan bait
“Siapa namamu? Namaku…” setelah itu guru dan siswa secara bergiliran
menyebutkan nama masing-masing hingga selesai.
·
Guru memberi salam penutup. Siswa boleh pulang.
·
Guru meminta siswa untuk berpamitan dan memberi salam
kepada guru saat pulang.
|
Tambahan materi untuk Guru
Sumber materi untuk SBDP http://jawavive.blogspot.co.id/2015/08/7-elemen-elemen-musik.html
(diunduh pada tanggal 23 Februari, pukul 11.08 WIB)
7 Elemen-elemen Musik
Elemen berarti “bagian-bagian dasar
yang mendasari sesuatu”. Musik pun memiliki elemen-elemen yang menyusunnya. Ada
7 elemen-elemen musik yang perlu diketahui, yaitu ritme, melodi, harmoni,
dinamika, tempo, timbre, dan bentuk. Ketujuh elemen tersebut dijelaskan sebagai
berikut:
·
Ritme
adalah degupan yang teratur dalam satu kalimat lagu.
·
Melodi
adalah rangkaian nada yang mengandung pitch (tinggi rendah) yang teratur.
·
Harmoni
adalah gabungan nada yang dipukul bersama-sama secara serasi dan harmonis.
Contohnya nada pada diatonis 1 3 5, atau 2 4 6.
·
Dinamika
adalah elemen-elemen kontras. Seperti dinamika pada keras lemahnya suara, cepat
lambatnya tempo, tinggi rendahnya nada, dan lain-lain.
·
Tempo
adalah elemen musik yang mengandung waktu.
·
Timbre
nada adalah kualitas warna bunyi, baik suara vokal atau alat musik. Timbre
dibagi menjadi dua yaitu internal atau dari dalam tubuh dan eksternal atau dari
luar tubuh.
·
Bentuk
atau struktur lagu.
Unsur-Unsur Musik
Berikut merupakan unsur-unsur dari suatu musik,
·
Melodi
Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah
dan panjang-pendeknya nada dalam musik.
·
Ritme
Ritme (irama) merupakan rangkaian
gerak yang beraturan dan menjadi unsur dasar dari musik. Ritme terbentuk dari
sekelompok bunyi dan diam panjang pendeknya dalam waktu yang bermaca-macam,
membentuk pola irama dan bergerak menurut pulsa dalam setiap ayunan birama
(Jamalus, 1998:7).
·
Harmoni
Harmoni merupakan bagian yang
melibatkan nada atau kunci (kord) yang berlangsung terus-menerus.
·
Dinamik
Dinamik adalah tingkatan keras dan
lembutnya cara memainkan musik, keras dan lembut ini diperlukan agar musik
tidak terdengan monoton atau datar).
F.
Teknik Penilaian
Penilaian
Sikap : Observasi dan pencatatan siswa selama
kegiatan
Penilaian
Pengetahuan
·
Tes lisan tentang nama-nama teman di kelas
(guru
menyusun pertanyaan yang akan digunakan untuk tes lisan)
Penilaian
keterampilan:
Penilaian
Unjuk Kerja
Memperkenalkan
diri lewat permainan dan nyanyian
Kriteria
|
Baik sekali
4
|
Baik
3
|
Cukup
2
|
Perlu bimbingan
1
|
Kemampuan
memperkenalkan diri
|
Siswa mampu
menyebutkan nama
panjang dan nama
panggilan
|
Siswa mampu
menyebutkan nama
panjang
|
Siswa hanya
mampu
menyebutkan nama
panggilan
|
Siswa belum
mampu
memperkenalkan
diri
|
Kemampuan menjalankan
peraturan pada
permainan
|
Siswa mampu
melakukan
permainan sesuai
dengan instruksi
tanpa pengarahan
ulang
|
Siswa mampu
melakukan
permainan sesuai
aturan tetapi dengan
1 kali arahan ulang
|
Siswa mampu
melakukan
permainan sesuai
aturan, tetapi
dengan lebih dari 1
kali arahan ulang
|
Siswa belum
mampu melakukan
permainan sesuai
dengan aturan
|
Kemampuan melakukan
gerakan melempar dan
menangkap
|
Siswa mampu
melempar dan
menangkap bola
dengan akurat (tidak
pernah meleset)
|
Siswa melempar
dan menangkap
bola, tetapi 1-2 kali
meleset
|
Siswa melempar dan
menangkap bola,
tetapi lebih dari 3
kali meleset
|
Siswa belum
mampu melempar
dan menangkap
bola
|
F. Media, Alat, dan Sumber Belajar
·
Bola plastik atau bola dari kertas bekas yang dibuat
menjadi bentuk bola.
·
Alat musik (jika ada) untuk mengiringi siswa bernyanyi.
·
Buku siswa.
Refleksi Guru
|
Tangerang, Juli
2017
Mengetahui,
Kepala SDN 1 INDONESIA
|
Guru Kelas 1
|
|
YUSUP,S.Pd.MM
|
ATIEK
CHANTIKA,S.Pd
|
|
NIP.
196503021988031016
|
NIP. 19690305 199212 2 005
|
Langganan:
Postingan (Atom)