Kamis, 22 Januari 2015

Toleransi dalam islam



Toleransi dalam Islam
YUSUP, SPd.MM
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ يَاأَيُّهَا الْكَافِرُونَ {1} لآَأَعْبُدُ مَاتَعْبُدُونَ {2} وَلآَأَنتُمْ عَابِدُونَ مَآأَعْبُدُ {3} وَلآَأَنَا عَابِدُُ مَّاعَبَدتُّمْ {4} وَلآَأَنتُمْ عَابِدُونَ مَآأَعْبُدُ {5} لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ {6}
} وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللهُ لَكُمْ ءَايَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ {103}
Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT


Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Tidak pernah ada kecuali di zaman ini ada perayaan-perayaan hari besar  kaum minoritas menyamai dan bahkan melebihi perayaan hari-hari besar umat islam sebagai umat mayoritas perayaan perayaan kaum minoritas bahkan membudaya dirayakan juga oleh kaum muslimin .seperti Perayaan-perayaan tahun baru masehi dan natal ,perayaan-perayaan hari-hari besar agama lain juga mendapat tempat di Indonesia dengan leluasa dan meriah.,Marilah kita perhatikan QS Al Kafirun ayat 1-6
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ. لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ. وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ. وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ. وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ. لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
“Katakanlah (wahai Muhammad kepada orang-orang kafir), “Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”. (QS. Al-Kafirun: 1-6)
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Sesungguhnya umat islam sudah membuktikan dirinya sebagai umat yang paling toleran,menghargai pluralisme dan nasionalisme , dalam sejarah  kita mengetahui bagaimana umat islam sebagai pendiri bangsa Indonesia mampu berjiwa besar merelakan pancasila pada sila pertama yaitu : berkewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa,padahal para perumus Pancasila itu terdiri dari 9 orang yaitu Ir Soekarno sebagai ketua ,Moh Hatta sebagai wakil ketua ,Moh Yamin,soepomo sebagai anggota dll.Hanya anggota ke 9 yaitu AA Maramis yang beragama bukan Islam demi persatuan dan kesatuan umat islam mengalah,Surat Al Imron ayat 103 terjemahannya akan dituliskan pada kaki burung garuda sebagai lambang negara juga disingkirkan dan diganti dengan kesepakatan bersama menggali dari buku sutasoma Mpu Tantular pada zaman kerajaan Majapahit  yaitu Bhineka tunggal Ika, lagi-lagi umat islam selalu mengalah demi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,kemudian pada saat Pemerintahan soekarno agama Khong hucu sempat dilarang berkembang di Indonesia  tetapi pada zaman Gusdur presiden sang Kiyai malah justru agama Khong hucu tersebut dipulihkan untuk hidup beragama di Indonesia ,sekarang ini mereka pemerintahan baru  berusaha untuk menghilangkan agama di Indonesia dengan cara berwacana menghilangkan departemen agama yang akhirnya tidak jadi mereka menebarkan pencitraan bahwa agama mayoritas telah meminggirkan agama minoritas oleh karenanya mereka menganggap mereka dipersulit mendirikan gereja sehingga mereka beranggapan tidak perlu adanya depag, kemudian sekarang mereka berwacana menghilangkan identitas agama di KTP inipun jika umat islam lengah dan tidak bereaksi apapun, maka kehidupan beragama lambat-laun akan sirna di muka bumi Indonesia,mereka beranggapan bahwa semua orang punya hak berkeyakinan agama apapun tidak perlu dibatasi dengan 6 agama oleh karenanya mereka beranggapan tak perlu ada identitas agama di KTP
 Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Prinsip toleransi yang diajarkan Islam dan ditawarkan sebagian kaum muslimin adalah membiarkan umat lain untuk beribadah dan berhari raya tanpa mengusik mereka. Senyatanya, prinsip toleransi yang diyakini sebagian orang berasal dari kafir Quraisy di mana mereka pernah berkata pada Nabi kita Muhammad,
“Wahai Muhammad, bagaimana kalau kami beribadah kepada Tuhanmu dan kalian (muslim) juga beribadah kepada Tuhan kami. Kita bertoleransi dalam segala permasalahan agama kita. Apabila ada sebagaian dari ajaran agamamu yang lebih baik (menurut kami) dari tuntunan agama kami, kami akan amalkan hal itu. Sebaliknya, apabila ada dari ajaran kami yang lebih baik dari tuntunan agamamu, engkau juga harus mengamalkannya.” (Tafsir Al Qurthubi, 14: 425).
Allah Ta’ala berfirman,
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ (8) إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (9)
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9)
Ayat ini mengajarkan prinsip toleransi, yaitu hendaklah setiap muslim berbuat baik pada lainnya selama tidak ada sangkut pautnya dengan hal agama.
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Allah tidak melarang kalian berbuat baik kepada non muslim yang tidak memerangi kalian seperti berbuat baik kepada wanita dan orang yang lemah di antara mereka

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Bagaimana Prinsip toleransi atau bentuk berbuat baik yang diajarkan oleh Islam?
- Islam mengajarkan menolong siapa pun, baik orang kaya, miskin,sesama muslim,atau non muslim maupun orang yang sakit.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فِى كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ
“Menolong orang sakit yang masih hidup akan mendapatkan ganjaran pahala.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244). Lihatlah Islam masih mengajarkan peduli sesama.
Itulah akhlaq Nabi yang sangat mulia ketika orang yang sangat benci pada Nabi setiap pagi diberikan kotoran manusia di depan rumahnya lalu ketika dia sakit Nabi Muhammadlah yang pertama kali mengunjungi
- Tetap menjalin,menjaga hubungan kerabat  pada orang tua atau saudara walaupun non muslim.
Allah Ta’ala berfirman,
وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا
“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” (QS. Luqman: 15). Dipaksa syirik, namun tetap kita disuruh berbuat baik pada orang tua.
Lihat contohnya pada Asma’ binti Abi Bakr radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Ibuku pernah mendatangiku di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan membenci Islam. Aku pun bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk tetap jalin hubungan baik dengannya. Beliau menjawab, “Iya, boleh.” Ibnu ‘Uyainah mengatakan bahwa tatkala itu turunlah ayat,
لاَ يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِى الدِّينِ
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu ….” (QS. Al Mumtahanah: 8) (HR. Bukhari no. 5978).
-  Menghargai dan mengakui prestasi dan eksistansi  orang lain walaupun ia non muslim.
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Lebih-lebih lagi untuk membuat mereka tertarik pada Islam, atau ingin mendakwahi mereka, atau ingin agar mereka tidak menyakiti kaum muslimin.
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,
 ‘Umar pun berkata, “Mengapa aku diperbolehkan memakainya sedangkan engkau tadi mengatakan bahwa mengenakan pakaian seperti ini tidak akan dapat bagian di akhirat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Aku tidak mau mengenakan pakaian ini agar engkau bisa mengenakannya. Jika engkau tidak mau, maka engkau jual saja atau tetap mengenakannya.” Kemudian ‘Umar menyerahkan pakaian tersebut kepada saudaranya  di Makkah sebelum saudaranya tersebut masuk Islam. (HR. Bukhari no. 2619). Lihatlah sahabat mulia ‘Umar bin Khottob masih berbuat baik dengan memberi pakaian pada saudaranya yang non muslim.
Itulah prinsip toleransi yang digelontorkan oleh kafir Quraisy di masa silam, hingga Allah pun menurunkan ayat

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah.
Sekarang ini yang minoritaslah yang mendominasi yang mayoritas contoh orang sekarang berani berkata buat apa yang berkerudung dipilih toh yang berkerudung juga korupsi,mengapa tidak berpikir lebih baik yang berkerudung dan tidak korupsi kan banyak yang seperti itu sehingga ukuran baik sekarang menurut penampilan dan pencitraaan,bukan akhlaq kepribadian dan professional maka orang islam sendiri yang akhirnya  menghancurkan umat islam,karena dia sudah berani berkata dan memilih lebih baik orang cina dari pada umat islam korupsi,padahal ada tokoh islam yang baik dan tidak korupsi, lama-lama umat islam akan berkata lebih baik orang Kristen jadi presiden daripada orang islam korupsi,inilah sasaran tembak yang ampuh untuk mendominasi Indonesia, toh ini semua dimulai dari kita sendiri yang berkata dan mengambil tindakan lebih baik orang yang tidak cerdas tetapi penurut dan mau kerja walaupun pekerjaannya itu berakibat fatal pada masa depan dari pada yang cerdas dan berakhlaq tapi suka protes mereka menyebutnya orang yang suka mengkritisi itu sebagai pembangkang
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Khotib mengajak mari kita mengembangkan sikap toleransi dengan cara bergaul dengan masyarakat umum,dalam hal ini pada kelompok-kelompok islam lainnya, salah satu ciri orang beriman adalah yang mampu hidup bermasyarakat,janganlah kita mengembangkan sikap ekslusifisme sehingga islam tidak bisa dinikmati oleh orang lain .
Islam tidak membedakan ras, suku,bangsa.watak,jabatan,harta dan budaya Ia diturunkan Allah untuk seluruh manusia dari bangsa dan golongan manapun. perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka jika mereka konsisten tidak akan melahirkan perpecahan.

Oleh karena itu untuk menjaga umat islam tidak slah bergaul dan tidak berada dibawah tekanan  umat lain maka khotib mengajak :
1.      umat islam harus menempuh hidup secara pluralisme : manusia diciptakan Allah dengan beraneka ragam ,karakter,budaya ,warna kulit yang berbeda-beda,sangat naïf dan mengenaskan jika kita tak mengajak mereka hidup berislam bersama,khotib mengajak marilah kita berjuang untuk bisa bergaul berkomunikasi,bersilaturahmi saling membantu,saling meringankan,mempermudah, karena bukti iman kita pada Allah adalah menerapkan islam dalam kehidupan social,
2.      umat islam harus memiliki kepercayaan diri (confident) ,kelemahan umat islam,karena tidak memiliki kepercayaan diri dalam memimpin bangsa ini  ,mengapa umat islam tidak memiliki kepercayaan diri ? karena umat islam minim ilmu pengetahuan,dengan tidak memiliki ilmu pengetahuan yang luas maka umat islam secara langsung juga tidak memiliki resourse modal yang kuat,yang kedua umat islam tidak mampu berkomunikasi bergaul dengan orang-orang lain yang berbeda ,oleh karena itu ketika ingin tampil memimpin kita tidak percaya diri untuk dapat terpilih
3.      umat islam harus memiliki jati diri yang jelas,sering diantara kita bersikap toleran terhadap kesalahan teman tak berani bertindak tegas terhadap kesalahan teman,seringkali vonis kita terhadap orang yang berbuat salah terintimidasi diri kita oleh bayangan tekanan orang lain bayangan tidak enak hati karena keluarga kita,tidak enak hati karena itu adalah tokoh,orang terhormat sehingga tumpul ke atas tajam kebawah,qu lil haqo wa lau ka na mu ron  itu ternyata tidak mudah berkata benar,
4.      umat islam harus konsisten,tidak akan terjadi perpecahan kalau dalam perbedaan kita memiliki sikap konsisten,tidak mencla mencle.apapun dan dimanapun pasti di dalam kelompok,organisasi,system kerja ada pengelolaan(manajemen),yang secara prinsip pasti ada perencanaan,ada pelaksnaan,ada evaluasi pada tahap perencanaan ada program,kesepakatan,musyawarah,ada peraturan,ada prosedur,ada tata cara dll,disini dibutuhkan konsistensi dan sinergi yang harus dibangun,jangan smapai ada kawan yang tidak diajak bicara,karena benci,inilah yang khotib sebut tidak toleran, kemudian peraturan,prosedur sudah dibuat,tetapi ketika pelaksnaan tidak konsisten,kesepakatan sudah diputuskan ketika pelaksanaan berubah lagi oleh kepentingan sepihak,dismaping itu kasus terjadi sudah ada pada tahap perencanaan adanya kesepakatan peraturan kalau tidak memenuhi criteria sejumlah rumah keluarga Kristen tidak diperbolehkan mendirikan gereja tetapi pas pelaksanaan tidak ditaati muncul kerusuhan dan konflik.setelah berjalan perencanaan dan pelaksanaan tidak mau dinilai,direvisi dan dievaluasi,akhirnya ternyata jamaah,pegawai yang menyimpang dibiarkan dan tidak ditindaklanjuti,tidak ada kesatuan perintah,atau tidak ada kejelasan perintah umat berjalan sendiri-sendiri.lagi-lagi umat tidak memiliki konsistensi maka selalu begitu yang ditempuh toleransi terhadap kesalahan hadirin sekalian kalau gigi sakit jangan diobati tetapi sebaiknya dicabut dengan demikian kalau ada pegawai berbuat kesalahan dan tidak bisa dibina seharusnya diberikan hukuman atau diganti, sehingga sering terjadi yang punya wewenang tidak mampu menggerakan masa atau anggotanya,sedangkan yang mengerti tidak punya wewenang untuk memerintah akhirnya yang terjadi roda pembangunan,roda organisasi jalan ditempat dan bahkan mengalami kemunduran 
5.      untuk menjaga aqidah toleransi yang benar dan tidak ada tekanan umat lain maka umat islam harus memperkuat aqidah dan amaliah di kalangan umat islam ,Memperkuat  aqidah dengan mengajarkan ilmu,menghidupkan pengajian-pengajian bagi generasi muda kita dan masyarakat islam pada umumnya,sehingga memiliki kekuatan godaan untuk menghadapi orang – orang kafir yang berusaha  memperlemah aqidah keislaman.Khotib mengajak sebaiknya umat islam mempertebal keimanan dengan pengajian-pengajian tidak hanya pengajian-pengajian nyata di masjid dan di rumah tetapi juga da’wah kita harus bergerak pada dunia maya (internet).media masa,dan media elektronik,karena dengan menguasai itu semua tokoh baik bisa dibentuk tokoh jelek bisa jadi bagus dan tokoh bagus bisa jadi jelek oleh karena itu Khotib mengajak  marilah kita selaraskan sikap toleransi dalam kehidupan  nyata bukan hanya dengan kelompok non  muslim tetapi juga dengan intern  umat islam yaitu sikap toleran dalam berinteraksi,bergaul dan berkomunikasi dengan intern umat islam yang berbeda pendapat dan pemahaman.sehingga kita bisa hidup bersama menegakan islam   


بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.





Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ

Selasa, 20 Januari 2015

Keseimbangan Hidup Part 2



Keseimbangan Dalam Hidup(Tawazun) part 2
Yusup, SPd. MM
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
ســـــــــــــــــــورة الفاتحة
} الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا مَّاتَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ {3}

Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Salah satu di antara karakteristik agama Islam adalah tawazun (keseimbangan).Allah dan Rosulnya mengajarkan tentang keseimbangan,Keseimbangan adalah system hidup keteraturan dan keselarasan seperti keseimbangan benda-benda jagat raya,planet,bintang,dan benda-benda lainnya sedangkan keseimbangan di planet bumi  terdiri dari manusia,hewan,tumbuhan,tanah,air,udara,api dan lain sebagainya yang seimbang dan sistematis,kemudian keseimbangan antara Peraturan dan pelaksanaan,keseimbangan antara fisik dan jiwa,atau jasmani dan rokhani,hak dan kewajiban ,keseimbangan antara pimpinan dan bawahan,pejabat dan rakyat,ilmuan dan orang awam,laki-laki dan perempuan,malam dan siang,miskin dan kaya semuanya Allah sudah atur keseimbangan dan pembidangannya
Marilah kita perhatikan firman Allah pada Surat 67 (Al-Mulk) ayat 3  :
} الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا مَّاتَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ {3}
Dia yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. 67:3)

Matahari,rembulan bintang-bintang di langit, planet –planet dan benda-benda jagat raya Allah ciptakan tak ada yang bertabrakan,semuanya berjalan, berputar, berotasi dengan orbitnya(relnya) masing-masing. Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 33
} وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ {33}
dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang". (QS. 14:33)

Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Kemudian pada planet bumi(Ardh) Allah menciptakan dengan isinya juga memiliki karakteritik keseimbangan, Yang ingin khotib sampaikan adalah manusia telah merubah,melawan dan merusak keseimbangan yang Allah ciptakan itu,hal inilah yang akhirnya menimbulkan bencana , karena air hujan yang turun dan mengalir sesuai alur siklus aturan Allah,tetapi manusia merusak system Allah tersebut dengan menghilangkan kontur tanah, daerah resapan air menjadi bangunan-bangunan seenak hawa nafsu manusia sehingga munculnya bencana-bencana seperti banjir,gempa bumi tsunami,longsor,penyakit-penyakit akibat rendaman air.Manusia telah merusak keseimbangan yang Allah ciptakan dengan cara menebangi pepohonan di hutan dan pegunungan dengan seenaknya sehingga air tidak meresap kepada akar-akar pepohonan  di hutan dan di pegunungan kini air mengalir ke lautan maka debit air laut menjadi berat dan mematahkan lempengan dasar laut sehingga terjadilah gempa tsunami dan longsor yang menelan korban jiwa manusia , Disamping itu Allah telah menciptakan udara, awan,kabut, laut,sungai  untuk kepentingan manusia . dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. (QS. 14:32)
Benda-benda yang Allah ciptakan itu memiliki sistem,karakteristik keseimbangan yang tidak mungkin merusak dan membahayakan manusia ,jadi kalau terjadi gempa bumi tsunami,longsor,gunung meletus,banjir,kecelakaan pesawat terbang,tenggelamnya kapal laut dan kecelakaan-kecelakaan lainnya semuanya itu karena manusia tak bisa menundukan alam untuk kepentingan hidupnya dengan kata lain manusia dzolim dan tak berilmu, kecelakaan pesawat “Airasia” karena comulomimbus (sebuah awan yang berisi es kabut tebal bergunung-gunung dengan kilauan awan bermuatan listrik yang mengaburkan penglihatan, yang tak bisa ditembus pesawat) bukankah segala sesuatunya itu Allah selalu mengingatkan kita ?  contoh dalam kasus ini Allah telah menegaskan dalam Alqur’an Surat An nur ayat 43
} أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدَقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلاَلِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مِن جِبَالٍ فِيهَا مِن بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَن يَشَآءُ وَيَصْرِفُهُ عَن مَّن يَشَآءُ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِاْلأَبْصَارِ {43}
Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatan olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya.Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (QS. 24:43)
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Semua ilmu Allah baik tentang udara yang berhubungan dengan pesawat terbang dan  komunikasi,juga tentang gunung, hutan, laut yang rentang bencana semuanya telah Allah ingatkan kita ribuan tahun yang lalu bahwa itu semua memiliki karakteristik keseimbangan yang tidak mungkin membahayakan manusia lalu pertanyaannya adalah mengapa kita tak mengkajinya ?

Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Contoh lain dari ajaran Allah tentang keseimbangan yaitu bahwa manusia diseimbangkan kebutuhan-kebutuhan hidupnya,makan-minum,bekerja,ibadah dan hiburan semuanya telah ada dalam petunjuk-petunjuk Allah,sampai-sampai dalam urusan sekspun Allah telah mengajarkan manusia dengan cara melestarikan keturunan dengan cara yang benar,
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Dikisahkan oleh Ibnu Sa’ad bahwa suatu hari istri Utsman bin Madz’un datang kepada istri Rasulullah dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Padahal tidak ada orang Quraisy yang lebih kaya dari pada Utsman bin Madz’un  “Saat ini kekayaan Utsman bin mazun sudah tak tersisa lagi! Karena Utsman bin Madz’un selalu puasa pada siang hari dan menghabiskan malamnya dengan shalat malam?” sabda Nabi kepadanya.jangan kamu lakukan itu “Sesungguhnya matamu memilki hak atasmu, tubuhmu memiliki hak atasmu dan keluargamu juga memiliki hak atasmu. Maka shalatlah dan tidurlah. Dan puasalah lalu makan dan berbukalah.” (HR Bukhari).
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Riwayat di atas adalah salah satu keistimewaan ajaran Islam yang menganjurkan kepada Kaum Muslim untuk selalu hidup seimbang. Seimbang antara ibadah dan bekerja, makan,minum ,olahraga dan hiburan bercanda bercengkrama,silaturahmi semua sudah ada aturannya sayang sekali manusia merusaknya. Kesehatan masyarakatpun dijajah oleh pengusaha dan pedagang makanan dengan mencampurkan makanan dengan zat kimia berbahaya,makanan berminyak campur zat plastik ,zat pengawet yang membahayakan tubuh, Kini Rasa amanpun menjadi sesuatu yang sangat mahal.
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Kita lihat keseimbangan dalam berpasangan suami istri
Ada orang berceloteh,kalau Cuma satu istri tidak akan seimbang contohnya sepeda rodanya kalau cuma satu maka tidak akan seimbang kecuali dilatih seperti para acrobat dan pesulap,tetapi ketika rodanya 2 atau 4 dia akan seimbang ini hipotesa yang bisa salah kita harus hati 2 saat berkomunikasi dalam pergaulan dengan celoteh dan canda,
Tetapi islamlah yang kemudian menjawab solusi tentang lebih banyaknya jumlah wanita bayangkan dengan peristiwa-peristiwa bencana yang mengakibatkan banyak anak-anak dan suami-suami yang tewas,seperti korban bencana gempa,kecelakaan-kecelakaan,korban bencana perang korban bencana longsor dan lain sebagainya yang mengakibatkan banyaknya janda-janda dan anak-anak terlantar,hanya islamlah yang punya solusi,yaitu dengan mengambil janda-janda dan anak-anak terlantar untuk dilindungi,berbeda dengan ajaran agama lain jangankan seorang juru da’wah beristri lebih dari satu istri, satu istri saja tidak boleh  oleh karenanya justru islamlah kesempurnaan solusi keseimbangan.
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Contoh lain kalau kita memilih pemimpin pasti akan terjadi ada friksi-friksi dan kubu-kubu maka solusinya adalah tengoklah peraturan khotib mengajak gunakan peraturan, Pabila terjadi keributan carilah penyelesaiannya pada Alqur’an Allah pasti memberikan solusi,
فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ....
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya),……,kembalikan pada peraturan jangan menebar opini,jangan menebar pencitraan,jangan mengakali aturan ,jangan mengancam,berbuat adilah,jangan memprofokasi,dan memfitnah inilah keseimbangan yang Allah ciptakan antara peraturan dan implementasi(pelaksanaan)
Khotib mengajak  marilah kita selaraskan keseimbangan antara peraturan dan pelaksanaan.Pemberantasan korupsi sering tidak murni dari niat yang tulus melaksanakan peraturan tetapi terkadang karena ada kepentingan-kepentingan,pemberantasan miras narkoba juga membidik orang-orang terhormat frofesor, Doktor,pilot,hakim,polisi,karuan dengan artis-artis karena narkoba tidak murni komersial tetapi ada niat yang buruk untuk menghancurkan generasi muda. kemudian politik ashobiyah demi kepentingan kelompok dan golongan sungguh sangat luas maknanya, contoh wacana penghilangan departemen agama yang akhirnya tidak jadi adalah mencitrakan bahwa agama mayoritas meminggirkan agama lain karena mereka menganggap sulit mendirikan gereja,kemudian wacana penghilangan identitas KTP juga mereka menggelontorkan soal hak asasi manusia yang mana semua orang punya hak dalam hal keyakinan dan semua keyakinannnya  ingin diakui keberadaannya , ditambah lagi dengan langkah gubernur DKI yang mengizinkan beredarnya minuman keras dengan alasan hanya untuk orang dewasa dan penjualannya diawasi  ,sementara itu asset-aset bangsa digadaikan dan dijual kepada bangsa asing yang seharusnya dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyat,padahal kita punya banyak sumber daya laut,pantai,minyak,potensi tambak ikan yang luas, kita memiliki tanah untuk perkebunan dan pertanian yang subur bagaikan tongkat ditanam jadi makanan,kita juga memiliki potensi wisata yang baik dan strategis,.Musim hujan yang seimbang yang jika dikelola airnya dapat mengairi perkebunan dan pertanian, logam mulia(emas) dan barang-barang tambang yang sangat kaya tetapi semuanya itu manusia merusaknya , dan bangsa asing diberikan kebebasan untuk mengeksploitasinya.
Allah telah mengajarkan kepada kita agar menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban,antara membela rakyat kecil dengan kebutuhan- kebutuhan Negara(APBN),Nabi Muhammad telah mengatur forsi-forsi penggunaan garam pada tambak garam umum sehingga tidak mengambil seenaknya secara berlebihan, nabi berpesan gunakan secukupnya 
Hadirin yang Dimuliakan Allah
Khotib mengajak bahwa Hidup yang seimbang ini jangan dilawan Sungguh indah kehidupan ini ketika menjadi Ummatan wasathon, yaitu umat tengah-tengah (keseimbangan) mengatur hidup manusia yang harmonis tidak hanya keseimbangan antara hak dan kewajiban,antar pelaksana(bawahan) dan atasan,pengurus dan anggota,pemimpin dan rakyat,semuanya diatur secara seimbang disamping itu Allah juga mengatur hubungan pribadi manusia dengan Allah,dan hubungan antara kehidupan dunia dan akhirat,  firman Allah dalam al-Qur’an;
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
 “Dan carilah apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu tentang negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari keduniawian”.
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Islam tidak membedakan ras, suku,bangsa.watak,jabatan,harta dan budaya Ia diturunkan Allah untuk seluruh manusia dari bangsa dan golongan mana pun. perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka jika mereka konsisten tidak akan melahirkan perpecahan.
Sikap yang perlu kita pahami adalah sering diantara kita ada rasa tidak suka,benci pasti ada dalam sebuah kelompok,jika rasa tidak suka,benci dimunculkan maka ruasklah system kerja rusaklah hubungan kita sesama muslim ,rusaklah keseimbangan yang Allah sudah gariskan,ini yang harus kita hindari bagaimana caranya ? caranya adalah jika ia benar walaupun kita tidak suka maka kita harus membiasakan diri untuk menerima dengan jiwa besar,inilah yang khotib sebut kita harus kembali kepada aturan  unzdur man ko la wa la tanzur man ko la janganlah lihat siapa yang bicara tetapi lihatlah apa yang dibicarakannya.
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Akibat disingkirkannya nilai-nilai agama dalam kehidupan modern, kita menyaksikan semakin meluasnya kepincangan sosial, seperti : merebaknya kemiskinan, dan gelandangan di kota-kota besar; mewabahnya pornografi dan prostitusi; HIV/AIDS; meratanya penyalahgunaan obat bius, kejahatan terorganisasi, pecahnya rumah tangga hingga mencapai 67 % di negara-negara modern; kematian ribuan orang kaena kurang gizi,bencana-bencana terjadi pertengkaran antar warga,pertengkaran antara pimpinan dan rakyat khususnya dalam penggususran pedagang kaki lima,kejadian-kejadian itu terjadi di tengah melimpahnya barang konsumsi di sementara bagian belahan orang di Indonesia misalnya dengan membangun rumah-rumah mewah yang senyatanya tidak pernah umat islam memilikinya sehingga umat makin terpinggirkan
Oleh karenanya khotib mengajak umat islam harus mengambil peran-peran sebagai berikut :
Yang pertama kuasai ilmu dan pendidikan,salah satu bencana sering terjadi karena minim ilmu pengetahuan,inilah salah satu kekalahan umat islam karena minim ilmu pengetahuan.lihatlah seorang Ahok yang china mampu menjadi gubernur DKI,ada apa ini? Bahkan ada tokoh nasional berkeyakinan sangat berpeluang besar Ahok  menjadi Presiden di tahun 2019  saya harus berani mengatakan semua itu bukti ilmu Allah yang maha luas,umat islam tidak menguasainya secara totalitas sehingga yang minoritas menguasai yang mayoritas bukankah Allah yang menyatakan
كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللهِ وَاللهُ مَعَ الصَّابِرِينَ {249}
“Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.s. al-Baqarah: 249).
Maka khotib mengajak umat islam kuasai ilmu pengetahuan dan pendidikan
Yang kedua kuasai komunikasi,media masa,media elektronik dan media jejaring social internet karena dengan itulah kita dikalahkan mereka,yang bagus di kelompok islam bisa jadi jelek di mata public dan yang jelek di kelompok mereka bisa jadi bagus di mata publik dengan media bisa menjadi pemenang itulah yang disebut dengan pencitraan. Prestasi bisa dibentuk,tokoh baik bisa dibentuk,da’wah bisa disiarkan dengan iklan yang gencar namun mereka mengupayakan demi kelompoknya tetapi da’wah yang pundamentalis idialis bisa dibendung,tokoh baik dan islamis yang tak bisa muncul semuanya karena menguasai komunikasi,media masa dan internet . Oleh sebab itu ilmu dan komunikasi adalah jendela dunia yang akan berkuasa, da’wah umat islam islam di media tv bersifat hiburan dan tontonan da’wah pundamentalis  idealis justru adadi tv mereka khotib mengajak umat islam menguasai komunikasi
Yang ketiga kuasai politik ,kekalahan terbesar dari umat islam adalah tak mampu mewujudkan politik islam dan pemimpin islam wajarlah kalau keseimbangan kebijakan yang berpihak kepada kebenaran dapat dikalahkan kelompok lain tahun 2015 Indonesia semakin sekuler dan liberal,marilah kita bersatu untuk umat islam dan agama islam
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.


Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ