TEROR DAN TERORISME
YUSUP,S Pd.MM
Khutbah
Pertama:
اَلْحَمْدُ للهِ
الَّذِيْ خَلَقَ الْخَلْقَ وَقَدَّرَ الأَشْيَاءَ، وَاصْطَفَى مِنْ عِبَادِهِ
الرُّسُلَ وَالأَنْبِيَاءَ، بِهِمْ نَقْتَدِي وَبِهُدَاهُمْ نَهْتَدِي، نَحْمَدُهُ
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى بِمَا هُوَ لَهُ أَهْلٌ مِنَ الحَمْدِ وَأُثْنِي عَلَيْهِ،
وَنُؤْمِنُ بِهِ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْهِ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ، أَنْزَلَ عَلَيْهِ رَبُّهُ
الْقُرْآنَ الْمُبِيْنَ, هُدًى وَنُوْرًا لِلْمُؤْمِنِيْنَ، وَجَعَلَ رِسَالَتَهُ
رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ، صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى سَائِرِ
الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ, وَآلِ كُلٍّ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ
لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ,
فَيَا عِبَادَ اللهِ
أُوْصِِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.
أعوذ بالله من
الشيطان الرجيم
بِسْــــــــمِ اللَّــــــــهِ
الرَّحْمَــــــــنِ الرَّحِيــــــــمِ
ومآ أرسلناك إلاّ
رحمة للعالمين
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Marilah kita panjatkan
puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita
nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah
pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada
junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya
dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Belakangan ini banyak
sekali umat islam disudutkan dengan tindakan teroris padahal mustahil ajaran
islam diturunkan untuk merusak dan membunuh apa yang ada disekitarnya Islam itu
rahmat bagi seluruh alam artinya islam itu melindungi,menyayangi dan memberikan
kesejahteraan bagi seluruh alam,bukan hanya kepada umat islam,orang-orang kafir
bahkan ajaran islam juga melindungi dan mensejahterakan pada makhluk lain yaitu
hewan,tumbuhan dan benda-benda matipun terlindungi dan terahmati oleh
islam.Perhatikanlah surat Al-Anbiya ayat 107
ومآ أرسلناك إلاّ
رحمة للعالمين
“Tidaklah Aku
mengutus engkau (wahai Muhammad) kecuali untuk menebarkan rahmat (kasih sayang)
bagi seluruh semesta”. (QS. An-Anbiya:
107).
Ajaran
islam juga melarang teror ,radikalisme dan sejenisnya.Lihatlah Q.S.Al Maidah
ayat 32
مَنْ
قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ
النَّاسَ جَمِيعًا
“Barangsiapa yang membunuh
seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan
karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh
manusia seluruhnya” (QS. Al Maidah: 32).
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Mengapa terjadi teror dan
mengapa orang mau melakukan bom bunuh diri ? serta bagaimana pandangan islam
terhadap terorisme ? pertanyaan inilah yang harus dicermati dan jawaban atas
pertanyaan tersebut yang harus dipegang kuat-kuat oleh umat islam, sehingga
umat islam tidak tersesat dan terjebak oleh gerakan radikalisme yang merugikan
komunitas umat islam itu sendiri. Apakah yang dimaksud dengan teror dan
terorisme? Dan bagaimana pandangan islam terhadap hal tersebut ?. Teror adalah perbuatan menakut-nakuti orang lain
dengan kata- kata atau dengan
kekerasan,yang mana hal tersebut termasuk perbuatan dosa. Pernah di antara sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
berjalan bersama beliau, lalu ada seseorang di antara mereka yang tertidur dan
sebagian mereka menuju tali yang dimiliki orang tersebut dan mengambilnya. Lalu
orang yang punya tali tersebut khawatir (takut). Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
لاَ
يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.”
(HR. Abu Daud no. 5004 dan Ahmad 5: 362. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa
hadits ini hasan).
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Teror adalah
perbuatan menakut-nakuti dengan kata-kata dan dengan tindak kekerasan dan
terorisme adalah pandangan atau idiologi yang mengajarkan pada teror sedangkan radikalisme dalam sebuah buku
sederhana berjudul Islam dan Radikalisme (2004), Rahimi Sabirin menjelaskan
bahwa radikalisme adalah pemikiran atau sikap keagamaan yang ditandai oleh
empat hal, yaitu: (1) sikap tidak toleran, tidak mau menghargai pendapat
dan keyakinan orang lain, (2) sikap fanatik, yaitu selalu merasa benar sendiri
(paling benar), menganggap orang lain salah, (3) sikap eksklusif, yaitu
membedakan (memisahkan) diri dari kebiasaan umat Islam kebanyakan, dan (4)
sikap revolusioner, yaitu cenderung menggunakan kekerasan untuk mencapai
tujuan.Umumnya radikalisme muncul dari pemahaman agama yang tertutup dan
tekstual tidak kontekstual Kaum radikal selalu merasa sebagai kelompok yang
paling memahami ajaran Tuhan, karena itu mereka suka mengkafirkan orang lain
atau menganggap orang lain sesat. Dalam sejarahnya, terdapat dua wujud
radikalisme, yaitu (1) radikalisme dalam pikiran, yang sering disebut sebagai
fundamentalisme, dan (2) radikalisme dalam
tindakan, yang sering disebut sebagai terorisme.jadi yang harus diluruskan
adalah cara pandang kelompok islam tertentu
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Sejak kapan radikalisme muncul?
Sikap fanatik, intoleran dan eksklusif dalam
masyarakat Islam pertama kali ditampakkan oleh Kaum Khawarij sejak abad pertama
Hijriyah. Kaum Khawarij pada mulanya merupakan pengikut Khalifah Ali bin
Abu Thalib (sering disebut sebagai kelompok Syi’ah). Sejarah tentang Khawarij
berawal dari perang Shiffin. yaitu perang antara pasukan Ali melawan pasukan
Muawiyah, pada tahun 37 H/648 H.
Ketika perang berlangsung dan kelompok Ali hampir
memenangkan perang, Muawiyah menawarkan perundingan sebagai penyelesaian
permusuhan. Ali menerima tawaran Muawiyah. Kesediaan Ali untuk berunding
menyebabkan kurang lebih empat ribu pengikut Ali memisahkan diri dan membentuk
kelompok baru yang dikenal dengan Khawarij (artinya keluar atau membelot).
Kelompok ini menolak perundingan. Bagi mereka, permusuhan hanya bisa
diselesaikan dengan Kehendak Tuhan, bukan perundingan. Karena kelompok
Ali melakukan perundingan, maka dianggap sebagai kafir, dan dituduh sebagai
pengecut. Kafir dan pengecut dipakai oleh kelompok Khawarij untuk
kelompok-kelompok moderat. Kelompok Khawarij pun melalukan teror dan kekerasan
terhadap orang-orang Islam yang tidak sependapat dengan mereka. Mereka bahkan
memasukan Jihad sebagai ruku iman. Dan, Ali bin Abu Thalib pun dibunuh
oleh seorang Khawarij –Ibnu Muljam– ketika sedang shalat subuh.
Pemikiran dan sikap keagamaan model Khawarij
ternyata diteruskan oleh faham Wahabi di Arab Saudi pada abad ke-12 H/18 M yang
dipimpin oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Gerakan ini bermaksud memurnikan ajaran
Islam, dan menuduh kaum muslim yang tidak sependapat dengan mereka disebut
sebagai Islam sesat, tidak asli, atau menyimpang.
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Sampai sekarang, radikalisme Islam terus
berkembang. Radikalisme demikian tidak mudah dihilangkan karena terkait dengan
pemahaman teologi dan syariat Islam yang kaku. Kekuasaan Barat yang semakin
dominan menguasai Islam, menjadikan kekuatan radikalisme ini semakin menguat.
Khotib mengajak marilah kita belajar dari sejarah bahwa orang-orang kafir ingin
memperdaya umat islam dengan cara-cara keji menebarkan pencitraan terhadap
islam. Bentukan – bentukan gerakan islam yang sengaja diciptakan dan dibiayai
untuk merusak citra islam itu sendiri.
jamaah islamiyah suatu gerakan yang dibentuk dan diciptakan dengan
tujuan-tujuan tertentu,dengan sebutan jamaah islamiyah mengandung arti bahwa
semua umat islam adalah jamaah islamiyah oleh karena itu jika Jamaah Islamiyah
melakuan teror pada finalnya citra buruk yang diharapkan semua umat islam
adalah teroris,
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Pemojokan
terhadap umat Islam sangat marak dan massif, pencitraan buruk terhadap umat
islam seperti kepada tokoh islam,partai islam yang korup,tokoh-tokoh islam yang
korup maka dibuatlah pemberitaan yang
gencar untuk mengenalkan bahwa umat islam semuanya korup,padahal banyak tokoh
islam yang bersih dan jujur, serta orang-orang yang jujur dimarjinalkan seperti
tokoh KPK yang baik tegas dan selalu memberantas kezaliman tak akan terpilih, marilah
kita lihat lagi perstiwa yang lain yang mencitrakan islam itu buruk yaitu masih
ingatkah kita ? seorang tokoh islam calon presiden yang sangat islami maka
dicarilah kesalahan-kesalahan kecil yang bisa dijadikan senjata untuk
mencitrakan buruk sang calon presiden tersebut sehingga sang calon tak terpilih oleh rakyat ,bisa kita lihat pula
sejarah kelam tahun 1998-1999 kerusuhan terjadi dimana-mana begitu juga
penjarahan terjadi pada toko-toko dan mall non pribumi maka sejadah menjdi symbol umat islam
digantungkan pada toko-toko dan rumah
non pribumi tersebut yang menunjukan bahwa umat islamlah yang menjarah dan
mencuri toko-toko karena dengan adanya sajadah para penjarah tak mau melakukan
aksinya, lagi – lagi umat islam menjadi tertuduh,padahal mustahil ajaran islam
diturunkan Allah untuk membuat kerusakan
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Ternyata
Teror mempunyai tujuan-tujuan tertentu seperti
yang sekarang terjadi mereka yang melakukan teror adalah boneka manusia
yang sudah dipersiapkan ,mereka pemuda – pemuda yang gagah berani yang sudah
terdokrin jihad yang keliru,mereka para santri yang berasal dari kampus, bisa
juga dari pondok pesantren,pemuda aktivis pengajian,mereka yang sudah terdokrin
itu siap menjadi pengantin berjihad melakukan terror dengan hadiah masuk
surga,tujuan final adalah orang akan berhati-hati mendidik anaknya dengan cara
yang keliru seperti jangan ikut-ikutan pengajian di kampus,jangan ikut-ikutan
grup majlis ta’lim orang tua hawatir anaknya jadi teroris secara perlahan
pemuda dijauhkan dari ajaran islam,majlis ta’lim dijauhkan dari pemuda ,masjidpun
dialergikan oleh pemuda dan akhirnya yang meramaikan masjid adalah kakek –
kakek yang jompo yang tidak lama lagi siap masuk keliang kubur sementara itu mereka
siapkan untuk para pemuda-pemuda muslim tempat-tempat hiburan bermain anak-anak
muda mejeng ,main PS, ,bahkan main – main dengan internet melihat video porno
dan tempat yang sejuk mereka siapkan untuk nongkrong para pemuda. mereka
siapkan tempat –temat olahraga yang menantang, permainan games mereka buat
sejanggih mungkin. ajaran islam dan pemuda islam akan hilang dan yang akan terjadi
pemuda-pemuda yang siap mengabdi pada sekulerisme,kavitalisme dan borjuis.Inilah
target sebenarnya dari radikalisme.
Hadirin sidang Jum’at rahimakumulllah,
Lalu
bagaima solusinya ? solusinya adalah pencegahan dalam rangka jangka pendek dan
pencegahan dalam rangka jangka panjang,dalam jangka pendek sebaiknya ada
piranti hukum yang dapat mencegah memberikan sangsi pemahaman segelintir orang
islam yang memvonis mengkafirkan orang lain selama hokum kita belum ada yang
mengarah kesana maka walaupun sudah dipenjara tetapi jiwanya dan pengikutnya
masih setia mengikuti dalam jangka
panjang kita harus memberikan pencerahan pendidikan pengkajian pembinaan pada
generasi muda dan umat islam pada umumnya yaitu dengan cara : (1)
menanamkan sikap toleran, mau menghargai pendapat dan keyakinan orang
lain, (2) memiliki sikap Humanisme tidak memiliki sikap fanatik, yaitu selalu
merasa benar sendiri (paling benar), menganggap orang lain salah, (3) menanmakn
sikap Rahmatan lil alamiin bukan sebaliknya memiliki sikap eksklusif, yaitu
membedakan (memisahkan) diri dari umat Islam secara umum, Umumnya radikalisme
muncul dari pemahaman agama yang tertutup dan tekstual tidak kontekstual Kaum
radikal selalu merasa sebagai kelompok yang paling memahami ajaran Tuhan,
karena itu mereka suka mengkafirkan orang lain atau menganggap orang lain
sesat.dan (4) menyalurkan sikap jihad pada masyarakat muslim artinya yang
diciptakan adalah keluarga muslim dan masyarakat muslim yang menjalankan ajaran
islam bukan sikap instan yang ingin melakukan revolusi sikap revolusioner,
yaitu cenderung menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ
وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ
السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا
وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ
الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua:
اَلْحَمْدُ للهِ
عَلَى إِحْسَانِهِ, وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. أَشْهَدُ
أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاََّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنََّ
سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ
وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ, فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ,
اِتَّقُوا اللهََ حَقَّ تُقَاتِهِ, وَاعْلَمُوْا أَنََّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ
بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعَالَى
إِنََّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ
آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَنْبِيَآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَتِكَ
الْمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ
بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ
وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ
الدِّيْنِ, وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ
لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ
الأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ, إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مَجِيْبُ
الدَّعَوَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَِّ
الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ
الْمُخْلِِصِيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ ودَمِّرْ أَعْدَآئَنَا
وَأَعْدَآءَ الدِّيْنِ وأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللَّهُمَّ
ادْفَعْ عَنَّا الْبَلاََءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ
الْفِتْنَةِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنا إِنْدُوْنِيْسِيَا
خَآصَّةً وَعَنْ سَائِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً يَا رَبَّ
الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ
حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ! إِنََّ اللهَ يَأْمُرُ
بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَآءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ
الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ