Jumat, 09 Desember 2016

Penista Al Qur'an



Penista Al Qur’an
(Yusup, SPd.MM)
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ َ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
ســـــــــــــــــــورة الفاتحة
} أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ {50}
Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT                    اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Ada sebagian kecil orang menganggap aksi damai 411 dan aksi superdamai 212 berarti merusak Nasionalisme,merusak NKRI,dan merusak keberagamaan, pemikiran sebagian kecil orang inilah yang sengaja dipublikasikan oleh kelompok lawan islam seolah olah Islam itu sukuisme dan ekslusifisme tidak pluralisme merusak kebhinekaan,sedangkan masalah subtansifnya mereka tidak munculkan yaitu tentang penistaan penghinaan terhadap ayat suci Al Qur’an yang justru perbuatan menista tersebut telah merusak kebhinekaan,merusak NKRI,merusak persatuan dan kesatuan yang akhirnya merusak keadilan,mengapa demikian karena dia telah menyinggung perasaan dan keyakinan umat islam khusunya terhadap Al quran Surat Al maidah ayat 51 menista,menghina Alqur.an berarti menghina Komunitas islam yang merupakan bagian dari Indonesia yang artinya menista al Qur’an juga menghina Indonesia  justru penista Al Qur’an itu merusak kebhinekaan tetapi mengapa malah mereka setelah aksi super damai 212 sehari setelah itu mereka mengadakan aksi tandingan yaitu aksi kebhinekaan. Orang Islam saja yang menistakan Al Qur’annya harus diberikan sangsi berat apalagi non muslim,maka menghina Al Qur’an berarti juga menghina Ulama dan umaro(Pemerintah),menghina Al Qur’an juga menghina Allah SWT karena Al Qur’an adalah perkataan Allah. Langkah klasik Seperti biasa apabila ada pejabat yang menghina Islam atau melakukan perbuatan dzolim ada kelompok yang mengalihkan kepada peristiwa lain untuk mengalihkan opini publik seperti mencari tokoh lain yang bisa dijadikan berita yang menarik dalam kasus penistaan Al Qur’an ini muncul fitnah kasus makar oleh tokoh tokoh khususnya tokoh-tokoh yang sedang membela islam. Yang menyedihkan lagi adanya tokoh Islam ikut-ikutan menyalahkan umat islam,orang-orang tersebut munapik atas nama kebhinekaan,nasionalisme mereka berlindung dan menyalahkan saudaranya sendiri padahal tujuan mereka demi kepentingan diri dan kelompoknya.Apapun yang mereka upayakan untuk memperlemah kekuatan Islam Allah itu tidak tidur Allah akan membalas perbuatan mereka di dunia dan di akhirat
} وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللهُ وَاللهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ {54}
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. 3:54)

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Kita bisa lihat kasus kasus orang-orang yang menghina Allah harus menelan akibatnya
Contoh Jhon Lennon (personil musik the Beatles) Inggris yang telah menghina Tuhan dia berkata Tuhan is oke tetapi pengajarannya terlalu sederhana hari ini kami (baca the Beatles) lebih tenar daripada Tuhan, setelah berkata demikian dia tewas ditembak penggemarnya sendiri,konon kabarnya penembak itu terlau mencintai idolanya itu sehingga ia punya ketergantungan untuk hadir setiap shownya,kemudian Tancredo Neves (Presiden Brazil) incombane/petahana ketika kampanye ia berkata bila mendapatkan suara 500.000 suara dari anggota partainya maka tak akan ada lagi yang dapat mendepaknya dari posisi presiden bahkan termasuk Tuhan sekalipun,ternyata ia benar mendapatkan suara 500.000 lebih tetapi apakah yang terjadi kemudian ia sakit dan sehari sebelum pelantikan ia wafat Tuhanlah yang mendepaknya dari kursi presiden,contoh lain Marilyn Monroe seorang artis dunia ketika ia dikunjungi oleh seseorang tokoh setempat dan tokoh tersebut berkata naluri ketuhanan saya mengatakan seolah olah saya diutus oleh Tuhan untuk menyampaikan sesuatu kepadamu tentang apa yang akan terjadi pada dirinya tetapi Marlyn Monroe menjawab saya tak butuh Tuhan akhirnya seminggu kemudian iapun tewas dalam kondisi yang mengenaskan di apartemen, kita lihat lagi  kecongkakan tekhnokrat pembuat kapal Titanic saking  yakinnya dengan kekokohan kapal buatannya tersebut ia berkata siapapun tidak bisa menenggelamkan kapal ini termasuk Tuhan sekalipun,tetapi justru dalam pelayaran yang pertama kapal tersebut menabrak gunung es dan akhirnya patah tenggelam ke dasar laut. Allahlah yang membalas kesombongan orang-orang yang dzolim tersebut. Seorang Psikolog di Indonesia berkata saat-saat aksi membela Islam, apakah Tuhan itu lemah apakah agama itu sehingga harus dibela seorang psikolog tersebutpun tak lama kemudian dipanggil Allah meninggalkan dunia ini.Dalam sejarah Islam kita kenal yang namanya Fir’aun yang melecehkan Tuhan dan dirinya mengaku Tuhan harus mati yang menghinakan tenggelam di laut merah setelah mengejar-gejar Nabi Musa ,Qorun yang menggap hartanya adalah bukan pemberian Tuhan tetapi dia mengatakan hartanya itu adalah 100% upaya diriya dan iapun sangat pelit untuk berinfaq lantas Allah menenggelamkan dirinya bersama hartanya kedalam perut bumi.
Hadirin sidang sholat jumat rokhimakumullah
Aksi super damai 212 adalah kekuatan Allah menggerakan orang-orang islam yang hadir di Monas mereka tanpa pamrih,ikhlas,demi tegaknya ajaran islam.anggapan orang islam itu keras brutal dan terorisme melalui aksi 212 tidak terbukti ternyata islam itu damai,islam itu punya keyakinan,islam itu rahmatan lil alamin,menyayangi siapa saja yang mau hidup bersama,melalui aksi 212 dunia bisa lihat bahwa umat islam itu bisa diatur bahwa umat islam itu bisa kerjasama tetapi islam itu tidak mau diganggu aqidahnya,maka umat islam menuntut keadilan.Islam itu tidak rumit artinya ajaran islam itu bisa dilaksanakan oleh siapa saja,Islam itu bisa dilaksanakan dimanapun saja oleh karena itu berislam itu indah mudah dan tidak mempersulit orang lain justru sebaliknya islam itu mensejahterakan siapa saja, karenanya tidak ada alasan ajaran islam itu untuk tidak bisa diterapkan di manapun berada,ajaran Islam memberikan keadilan,ajaran islam itu memberikan ruang hidup kepada siapa saja suku apapun,suku apapun punya hak-hak hidup,ajaran islam itu bisa dikembangkan untuk konstitusi negara manapun,karenanya hukum islam diatas segala konstitusi.konstitusi itu produk manusia sedangkan al Qur’an produk ilahiyah oleh karena itu jika konstitusi itu tidak bertentangan dengan hukum Allah umat Islam wajib mematuhinya sebaliknya jika aturan manusia itu bertentangan dengan Al qur’an umat islam wajib melakukan perlawanan dan perbaikan dalam surat Al Maidah ayat 49
} وَأَنِ احْكُم بَيْنَهُم بِمَآأَنزَلَ اللهُ وَلاَتَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَن يَفْتِنُوكَ عَن بَعْضِ مَآ أَنزَلَ اللهُ إِلَيْكَ فَإِن تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللهُ أَن يُصِيبَهُم بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ {49}
dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kemu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati. hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. (QS. 5:49)

lalu Allah memmberikan pertanyaan
} أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ {50}
Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi oang-orang yang yakin? (QS. 5:50)
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Sekian banyak produk undang-undang yang dibuat di Indonesia tapi ternyata sebagian besar adalah produk jahiliyah,bagaimana negeri ini mau dapat keberkahan dan ridlo Allah? Partai politik tidak mau berpaling pada hukum Allah,dia Ayat suci diatas konstitusi oleh karenanya konstitusi tidak boleh bertabrakan dengan ayat ilahiyah.Allah menindak tegas orang yang tidak berhukum kepada hukum Allah.dan jika ada aturan aturan di Indonesia yang bertentangan dengan hukum Allah wajib diluruskan,tidak ada keraguan dalam ajaran Islam jika orang islam ragu terhadap kebenaran Al Qur’an berarti dia telah kafir , ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ ِفيهِ هُدَى لِلْمُتَّقِينَ Kitab (al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (QS. 2:2)  kemudin  sejalan dengan itu hadits Nabi mengatakan ”mansyaqa bil Qur’an  faqodkaafar”  barangsiapa yang ragu terhadap alqur’an maka dia telah kafir keluar dari islam dan setelah yakin dengan Al Quran tidak cukup hanya dengan yakin tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan umat islam punya kewajiban untuk melaksanakannya dan jangan mempermainkan Al Qur’an,memperminkan Al Quran seperti meilihmilih hukum Islam tidak dilaksanakan secara totalitas yang asyik-asyik dilirik untuk dilaksanakan misalnya alasannya ekspansi da’wah padahal nikah mut’ah di puncak kawin semalaman tapi setelah itu paginya bercerai jadi kawin hanya untuk menurutkan hawa napsu ini kategori menista ajaran Islam  sholat subuh berjamaah perintah Allah sangat diutamakan tetapi kita lebih asyik dengan hawa napsu kita menyelimuti diri sampai pagi inipun termasuk mempermainkan ayat suci karena perintah-perintahnya dinistakan diabaikan manistahja bil Qur’an faqodirtaja  barang siapa menista memperolok olok Al Quran maka dia telah murtad. Penistaan agama bukan kebhinekaan,bukan pemecah NKRI,
Hukum Allah diatas segalanya,tidak ada yang lebih baik dari hukum Allah ,tidak ada hukum yang bisa meninmbulkan keberkahan,keadilan dan kesejahteraan kecuali hukum Allah.Lalu mengapa dalam kehidupan banyak orang islam sendiri yang mempermainkan hukum Allah,mengapa orang sering menolak dan membangkang terhadap kebenaran
Banyak orang meninggalkan Al Qur’an saat memilih pemimpin sudah saatnya Al Qur’an digunakan dalam urusan memilih pemimpin lihatlah ayat sudah sangat jelas
}* يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَآءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللهَ لاَيَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ {51}
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. 5:51)

 Mulai Surat Alamiadah ayat 49 yang memerintahkan berhukumlah pada apa yang diturunkan Allah lalu dalam surat 50 Allah memberikan pertanyaan retorika tidak ada hukum yang lebih baik daripada hukum Allah setelah menggunakan hukum Allah,lalu harus ada orang yang menegendalikannya yaitu pemimpin
 Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Sudah tahu dan jelas ayat ini jangan kamu ambil orang-orang kafir mejadi pemimpinmu kenyataannya masih banyak orang memilih orang-orang yang menolak kebenaran dijadikan pemimpin,inilah yang sesungguhnya umat Islam juga menistakan ayatayat Allah, sudah tahu perintahperintah Allah tetapi tidak dilaksanakan, sudah tahu laranganlarangan Allah tetapi masih juga berteman dengan setan mengerjakan hal yang dilarang Allah. Sekolah tidak mungkin berkwlitas jika peimpin tidak berkwalitas,lembagalembaga Negara anggota legislative tidak akan melahirkan perundangundangan yang baik jika pemipin dan orangorang yang mengisinya bukan orang baik dan benar,daerah tidak akan diberkahi Allah jika kepala daerah orang yang agamanya diragukan apalagi orang kafir, begitu juga kepala Negara jika tidak berpihak kepada kebenaran  maka Alllah sangat murka. pantas saja Islam tidak maju-maju, karena ummatnya  tak mau bersatu dan saling membatu!
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.

Khutbah Kedua:
اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى إِحْسَانِهِ, وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاََّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنََّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ, فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهََ حَقَّ تُقَاتِهِ, وَاعْلَمُوْا أَنََّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعَالَى إِنََّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَنْبِيَآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ, وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ, إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَِّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ الْمُخْلِِصِيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ ودَمِّرْ أَعْدَآئَنَا وَأَعْدَآءَ الدِّيْنِ وأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلاََءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتْنَةِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنا إِنْدُوْنِيْسِيَا خَآصَّةً وَعَنْ سَائِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ! إِنََّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَآءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ, وَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكم, وَلَذِكرُ اللهِ أَكْبَرُ, وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

Kamis, 03 November 2016

Kekuasaan yang menololong



KEKUASAAN YANG MENOLONG
Oleh : YUSUP, S.Pd, MM.
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّي مِن لَّدُنكَ سُلْطَانًا نَّصِيرًا {80}

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah……..
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketaqwaan pada Allah SWT
اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Salah satu penyebab lemahnya umat adalah karena banyak umat Islam ketika mendapatkan jabatan tidak amanah,banyak umat Islam yang tidak menghubungkan jabatan dan kekuasaan  yang dimilikinya dengan jabatan itu adalah amanah Allah SWT,dia mengira semua yang ia dapatkan itu adalah semata-mata  usaha dirinya tanpa ada peran serta Allah.
Allah memberikan kekuasaan kepada Seseorang,lembaga,organisasi,dan manusia manusia terpilih untuk menolong orang lain serta  untuk kemaslahatan umat perhatikanlah surat Al Isro ayat 80.
 وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّي مِن لَّدُنكَ سُلْطَانًا نَّصِيرًا {80}
Dan katakanlah:"Ya Rabb-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (QS. 17:80)
Ayat tersebut mengisyaratkan kita agar menggunakan kekuasaan yang kita miliki untuk menolong orang lain dan jangan menyalahgunakan kekuasaan yang kita miliki
Tetapi mengapa setelah Allah berikan kekuasaan/jabatan, umat islam tidak menggunakan kekuasaannya untuk menolong orang lain? Malah kekuasaan digunakan untuk keuntungan pribadi,keluarga,dan teman-teman dekatnya sehingga ia menyalahgunakan kekuasaan(abuse of power), seperti menjadi anggota Dewan tidak digunakan untuk kepentingan masyarakat, menjadi walikota,camat,lurah,dan menjadi apapun jabatan yang kita miliki khotib mengajak marilah kita gunakan kekuasaan amanah Allah tersebut untuk menolong orang lain,Nabi Muhammad dalam ayat tersebut dengan jelas berdoa agar mendapatkan kekuasaan itu untuk menolong orang lain.Contoh jabatan kepala sekolah gunakan kekuasaan itu untuk pendidikan yang terbaik,sehingga menciptakan generasi Qur’ani menolong agama Allah,generasi islam yang handal dan cerdas,contoh lain jabatan di perusahaan,di kantor-kantor layanan semua itu harus digunakan untuk menolong orang lain,begitu juga di masjid apakah ia pengurus jamaah islam,yayasan,DKM,pemimpin organiasi Islam,semestinya kekuasaan itu untuk melayani umat islam membantu yang awam agama menjadi paham agama,pengurus masjid sejatinya membantu kesulitan umat islam,tetapi apakah yang terjadi banyak sekali umat islam yang lupa dan bertindak yang tidak berpihak pada umat islam,pemimpin lembaga pendidikan dan yayasan hendaklah menggunakan kekuasaan itu untuk mengatur pendidik dan sarana prasarana yang berpihak membantu mereka bukan menyiksa mereka.Bila kekuasaan telah salah menggunakannya maka akhirnya muncul adanya ketidakadilan,kecurangan,kesewenang-wenangan,perpecahan,dan kesulitan hidup. Makanya mengapa umat sering berhenti mengaji ?,karena selesai mengaji umat islam tidak mendapatkan solusi apa yang dia hadapi dalam kehidupannya.dan mengapa seringkali sekolah swasta khususnya sekolah islam sering tidak diminati oleh umat Islam sendiri ? karena didalam internal sekolah tersebut sering terjadi ketidakadilan serta kecurangan dan sekolah tidak berpihak pada Islam.Kemudian di level kehidupan yang lebih luas,akibat dari kekuasaan yang sewenang-wenang terjadi rusaknya tatanan kehidupan seperti ,KKN,koncoisme,melegalkan pelacuran,Narkoba,Miras, korupsi yang menjadi-jadi diantaranya beras dikorupsi,daging sapi dikorupsi,kasus nakal Pemilihan umum,demi kemenangan kelompoknya terjadi kecurangan Pemilukada,sekuleritas dalam Pemilukada yang mengajak memilih pemimpin muslim dianggap berpikir sempit tidak berwawasan Nusantara dianggap belum dewasa berpolitik,media dikondisikan agar berpihak pada tokoh Nasionalis padahal didalamnya adalah sekulerisme,tokoh2 muslim dimarginalkan setiap ada momen pertemuan pengokohan umat islam tidak dipopulerkan bahkan bila perlu tokoh2 islam dimasukan ke penjara, ada sedikit saja kesalahan tokoh islam maka diramu,diekspos dan dibesarkan beritanya, dia yang punya istri kedua  diberitakan punya perselingkuhan menambah buruk citranya dan yang dipenjara menambah berat hukumannya,Narkobapun dicari-cari mungkin dia terlibat, bisa juga dengan cara dijebak. Ingatlah ketika tahun 2012 pemilihan Gubernur DKI dimana ulama,ustazt,politikus muslim telah menyuarakan jangan pilih pemimpin kafir, jangan pilih pemimpin yang agamanya meragukan sementara ada pemimpin muslim disekitarmu,jika kamu melakukan itu maka lepaslah kalian dari pertolongan Allah,tetapi ulama, tokoh-tokoh yang menyuarakan itu dicaci maki dianggap rasisme,dianggap menebar kebencian,dianggap menjegal demokrasi,dianggap berpikir sempit,sukuisme, apanya yang menjegal demokrasi ? toh dia boleh ikut pilkada,apanya yang sukuisme dan rasisime? toh suku apa saja boleh ikut pilkada tetapi yang sangat prinsip bagi umat islam adalah umat islam dilarang oleh Allah memilih orang kafir akhirnya murka Allahpun datang bertubi-tubi.bisa jadi musibah-musibah longsor,banjir bandang, gempa bumi dan kesulitan2 hidup menimpa kita. Semua itu karena siapa yang menghindar dari hukum Allah maka lepaslah dia dari pertolongan Allah.Allah menegaskan dalam Surat Al Imron ayat 28  :
} لاَ يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللهِ فِي شَيْءٍ إِلآَّ أَن تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللهِ الْمَصِيرُ {28}
Janganlah orang-orang mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi wali /pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (QS. 3:28)

Siapakah orang-orang kafir yang dimaksud ayat tersebut diperjelas dalam surat Al maidah ayat 51
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَآءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللهَ لاَيَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ {51}
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. 5:51)

Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Kemudian penyalahgunaan kekuasaan bangsa ini telah merusak citra umat islam diantaranya pejabat-pejabat banyak sekali yang ramah,muslim tetapi korupsi, mengapa pejabat tidak ada henti-hentinya terlibat korupsi  apakah ini jebakan? atau memang tokoh2 islam itu yang dungu ?,kasus korupsi dana haji,kasus korupsi pengadaan kitab suci,korupsi impor daging sapi,kasus korupsi wisma atlit,korupsi keputusan Pilkada oleh ketua MA dan pengacara,kasus korupsi sengketa pemilukada,kasus penganiayaan perebutan pertambangan ,pembunuhan sadis,perkelahian pelajar ,korupsi para menteri,korupsi anggota dewan,korupsi Gubernur,korupsi wali kota, tidak ketinggalan ada juga ustazt menipu dana umroh dan dana haji melalui Travelnya yang fiktif,dan pejabat-pejabat di akar rumputpun banyak yang menyalahgunakan kekuasaanya untuk keuntungan diri dan keluarganya ,kemudian yang terkini kita dikejutkan dengan kasus penipuan penggandaan Uang dan pembunuhan berkedok agama/ berkedok pesantren padepokan dan pengikutnya sungguh pantastis puluhan ribu orang tersihir untuk mengikutinya dari rakyat biasa penguasaha,pejabat,juga pengurus MUI, apapun alasannya apakah menghadirkan uang atau mengadakan uang semuanya itu melanggar aturan,disamping itu kasus korupsi kuota impor Gula oleh Ketua DPD DPRRI,kasus pungli perizinan di kantor Perhubungan,kasus suap di Dinas Pendidikan,Tax Amnesti yang mengampuni para pengemplang pajak dan pelanggar pajak baik yang melarikan uangnya keluar negeri atau yang berbuat nakal  dalam instrumen pajak. Tujuannya menjaring pesawat-pesawat(pengusaha besar) yang melarikan uangnya ke luar negeri malah akhirnya menjaring sepeda motor (rakyat kecil) yang terjajah. Khotib mengajak Sebaiknya Indonesia melaksanakan taubat Nasional

Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Seseorang yang menjabat terlalu lama biasanya akan menyalahgunakan wewenangnya sehingga kekuasaannya melebihi kemampuannya semuanya dikuasai dari mulai urusan manajemen,tehnis,logistik,urusan Humas,urusan konsumsi makanan,sampai urusan belanja dikuasai semua sehingga kekuasaan yang ia meiliki bukan untuk menolong orang lain Sulthon nannasiiro,tetapi untuk kepentingan diri dan koleganya. Allah saja menugaskan para Rasul untuk menyampaikan wahyu dan ajaran Allah,Allah menugaskan malaikat untuk melaksanakan tugas masing-masing bidangnya
Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Yang memprihatikan kita adalah adanya konsfirasi membenamkan tokoh2 islam ada juga tokoh yang tidak korupsi tetapi dikondisikan menjadi orang yang korup semua itu diatur agar bisa masuk penjara.agar citra tokoh Islam buruk dan target terakhir umat islam yang terkena getahnya,lalu muncullah perongrongan syari’ah islam di daerah-daerah dipersoalkan.
Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Al Hasan Al Basri mengatakan dalam  tafsirnya tentang QS 17:80  bahwa Allah meyakinkan Nabi Muhammad bahwa Allah akan mencabut kerajaan Persia untuk Nabi dan mencabut Kerajaan Romawi dari kejayaanya untuk Nabi.makanya Nabi berdoa Ya Rabb-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar (yang dimaksud masuk ke kota Madinah agar mempersatukan kaum muhajirin dan Ansor demi tegakan islam) dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar (yang dimaksud keluar dari kota Mekah dengan aman) dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.oleh karena itu setelah menguasai madinah Nabi membangun masjid untuk mendirikan sholat dan membahas masalah social dan mu’amalah jadi Islam ditegakan dengan kekuasaan, dan kekuasaan itulah yang dapat menolong umat islam
 Agar umat islam ini kuat dan tidak mudah terpecah belah khotib mengajak :
Pertama sekecil apapun sebaiknya Umat Islam memiliki kekuasaan hal-hal yang strategis sebaiknya umat islamlah yang meraihnya  contoh sekolah sebagai tempat pembinaan kader maka umat islam harusnya mempunyai peran yang vital,maka kader-kader Islamlah yang sebaiknya mengambil peran mejadi kepala sekolah di Sekolah-sekolah negeri dan swasta ,sebarkan dan tanamkan Islam di sana,umat islam yang membangun sekolah-sekolah swasta maka kuasailah sekolah tersebut oleh kader-kader Islam yang baik dan benar mengapa ternyata banyak sekali sekolah-sekolah swasta unggulan dibangun oleh umat lain yang menjadi minoritas tetapi mampu menjadi sekolah berprestasi dan mencetak generasi-generasi cerdas. disamping itu kekuasaan terhadap wilayah sangatlah penting, sebaiknya umat islam harus meraihnya sekalipun harus menjadi ketua RT, RW ,Jabatan Lurah,Camat apalagi jabatan walikota,gubernur sebaiknya umat Islamlah yang tampil mewarnai Islam di sana,disamping itu jabatan legislative anggota dewan sebaiknya Umat Islamlah yang tampil memimpin dan menyusun Perda serta undang-undang agar dapat berda’wah menjadi contoh tauladan mengapa demikian pentingnya kekuasaan itu ? karena dengan kekuasaan da’wah dapat dilaksanakan secara efektif ,contoh betapa sulitnya da’wah menghentikan perjudian,miras dan pelacuran di kota Tangerang sampai berbusa mulutnya sang dai berda’wah tetap saja miras, perjudian dan pelacuran terjadi dimana-mana tetapi dengan kekuasaan sang walikota dengan membuat perda bersama Dewan, miras, pelacuran, dan perjudian dapat dihentikan, Nabi Muhammad adalah pemimpin Negara dan pemimpin umat sehingga islam dapat tegak di Timur tengah saat itu.
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Setelah kekuasaan itu  didapatkan sebaiknya kita tidak membawa suku,golongan dan kelompok didalam bekerja, “ karena kita dilahirkan untuk mencintai sesama. Itulah prinsip keberadaan kita di dunia ini dan tujuan satu-satunya." Mencintai sesama dalam arti memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain, “orang yang paling bahagia adalah mereka yang memberikan kebahagiaan terbesar kepada orang lain.” Kita ada di dunia ini untuk menjalankan misi Allah menolong atau membantu orang lain. Kita ada di dunia ini untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain.Khoirunnas an fa’ul linnas  (sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain)
Kedua kekuasaan yang kita miliki ini adalah amanah Allah oleh karena itu kita punya kewajiban menggunakan kekuasaan itu untuk menolong orang lain,untuk menolong agama Allah,dan untuk kemaslahatan manusia
Ketiga perkuat persaudaraan antar umat islam hindari perpecahan dan perbedaan carilah persamaannya apa yang salah pada diri kita padahal Nabi kita sama Tuhan yang kita sembahpun sama, Kitab kita sama mengapa kita tak bisa berjaya seperti zaman Rosulullah? Bedanya Karena Rosululullah dan umatnya saat itu memiliki komitmen bersama yang kuat didalam menjalankan syariat Islam.
Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah.....
Keempat perkuat eknomi umat islam. Nabi dan pengikutnya di embargo makanan tetapi Nabi selamat dari krisis sehingga berjaya membangun umat karena modal utama adalah kejujuran,kecerdasan,dan share kepada elemen masyarakat
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.
Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ

Jumat, 23 September 2016

Tax Amnesty dan Taubat



Tax Amnesty dan Taubat
Yusup, SPd. MM
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
ســـــــــــــــــــورة الفاتحة
 يَحْلِفُونَ بِاللهِ مَاقَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلاَمِهِمْ وَهَمُّوا بِمَا لَمْ يَنَالُوا وَمَانَقَمُوا إِلاَّ أَنْ أَغْنَاهُمُ اللهُ وَرَسُولُهُ مِن فَضْلِهِ فَإِن يَتُوبُوا يَكُ خَيْرًا لَّهُمْ وَإِن يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللهُ عَذَابًا أَلِيمًا فِي الدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ وَمَالَهُمْ فِي اْلأَرْضِ مِن وَلِيًّ وَلاَنَصِيرٍ {74}
Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Tax Amnesty adalah pegampunan pajak,mengampuni orang-orang yang lupa membayar pajak ,suatu kebijakan yang buruk karena telah membenarkan orang orang yang melanggar aturan,dan memanjakan orang-orang yang telah melarikan uangnya keluar negeri menghindari membayar pajak,bila semua orang berusaha berkelit dan menghindar dari tanggung jawabnya maka runtuhlah Negara ini,tujuannya menjaring pesawat (pejabat-pejabat)yang melarikan uang negara keluar negeri malah akhirnya menjaring sepeda motor (rakyat kecil)
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Lagi-lagi Indonesia melakukan perbuatan dosa,perbuatan dosa yang sengaja dan bersifat masif serta berdampak sistemik mulai dari adanya ketidakadilan,KKN,koncoisme,pelegalan pelacuran,Narkoba,Miras, korupsi yang menjadi-jadi beras dikorupsi,daging sapi dikorupsi,kasus nakal Pemilihan umum,Pilkada,sekuleritas dalam Pilkada yang mengajak memilih pemimpin muslim dianggap berpikir sempit,ingatlah ketika tahun 2013 pemilihan Gubernur DKI dimana ulama,ustazt,politikus muslim telah menyuarakan jangan pilih pemimpin kafir sementara ada pemimpin muslim disekitarmu,jika kamu melakukan itu maka lepaslah kalian dari petolongan Allah,tetapi ulama, tokoh-tokoh yang menyuarakan itu dicaci maki dianggap rasisme,dianggap menjegal demokrasi,dianggap berpikir sempit,sukuisme padahal larangan memilih non muslim adalah fardu ain sama dengan mengerjakan sholat artinya jika tidak dikerjakan akan mendapatkan dosa, mereka saat itu sudah memperkirakan bahwa jakarta nantinya akan ditinggalkan gubernurnya dan wakilnya yang non muslim akan berkuasa,tetapi masyarakat telah sakit berani melawan yang Allah perintahkan dan target yang akan datang jika non muslim tersebut menang memimpin jakarta tahun 2017,Jakarta sebagai miniatur Indonesia maka kedepan tidak mustahil non muslim tersebut akan menjadi Presiden Indonesia sungguh sangat mengenaskan dan akhirnya murka Allahpun datang bertubi-tubi . bisa jadi musibah-musibahpun berdatangan longsor gempa bumi kesulitan hidup karena siapa yang menghindar dari hukum Allah maka lepaslah dia dari pertolongan Allah
} لاَ يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللهِ فِي شَيْءٍ إِلآَّ أَن تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللهِ الْمَصِيرُ {28}
Janganlah orang-orang mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi wali /pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (QS. 3:28)



Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Kemudian perbuatan dosa bangsa ini telah meruntuhkan ajaran islam diantaranya pejabat-pejabat banyak sekali yang ramah,berislsam tetapi korupsi, tidak ada kapok-kapoknya,kasus korupsi dana haji,kasus korupsi pengadaan kitab suci,korupsi impor daging sapi,dan lain lain ,ahlak pejabat makin menjadi jadi buruknya,kemudian  kita dikejutkan dengan kasus korupsi impor Gula pasir oleh Ketua DPD DPRRI. sebaiknya Indonesia melaksanakan taubat Nasional seperti kebijakan Tax Amnesti yang mengampuni para pengemplang pajak dan pelanggar pajak baik yang melarikan uangnya keluar negeri atau yang berbuat nakal  dalam instrumen pajak
Dalam ajaran Islam kita mengenal perintah memaaafkan,perintah taubat atau pengampuan.Manusia tidak lepas dari kesalahan, besar maupun kecil, disadari maupun tanpa disengaja. Apalagi jika hawa nafsu mendominasi jiwanya. Ia akan menjadi bulan-bulanan berbuat kemaksiatan.Taubat adalah memohon ampunan Allah dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi
Manusia diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Yaitu dengan bertaubat dari perbuatan-perbuatan yang bisa mengantarkannya ke jurang neraka.
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Marilah kita perhatikan Allah firman Allah dalam surat At Taubah ayat 74
} يَحْلِفُونَ بِاللهِ مَاقَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلاَمِهِمْ وَهَمُّوا بِمَا لَمْ يَنَالُوا وَمَانَقَمُوا إِلاَّ أَنْ أَغْنَاهُمُ اللهُ وَرَسُولُهُ مِن فَضْلِهِ فَإِن يَتُوبُوا يَكُ خَيْرًا لَّهُمْ وَإِن يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللهُ عَذَابًا أَلِيمًا فِي الدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ وَمَالَهُمْ فِي اْلأَرْضِ مِن وَلِيًّ وَلاَنَصِيرٍ {74}
Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam, dan menginginkan apa yang mereka tidak dapat mencapainya; dan mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka denga azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi. (QS. 9:74)



Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
كُلُّ بَنِيْ آدَمَ خَطَاءٌ وَ خَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّبُوْنَ. رَوَاهُ التِّرْمـِذِيُّ
Setiap anak adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertaubat. [2]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
Taubat  nashuha, adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah dari dosa yang pernah dilakukannya, baik sengaja ataupun karena ketidaktahuannya
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Berdasarkan dosa-dosa di atas terhadap bangsa ini marilah kita instrospeksi apa penyebab semuanya itu
Pertama umat islam cinta dunia hampir semua aktifitas kehidupan umat islam orientasinya harta dan jabatan,sesorang yang dihargai dan dinilai berdasarkan harta dan jabatan sehingga kwalifikasi,nilai tidak lagi mementingkan islam memisahkan urusan dunia dengan Islam menganggap politik itu bukan urusan umat islam.Mereka berkata : jangan bawa bawa agama dalam politik
Kedua  umat islam meninggalkan jihad  banyak orang lari dari kepentingan agama,tidak mau berjuang untuk kepentingan islam,jihad harta tidak mau,jihad tenaga tidak bersedia,jihad memperbaiki keadaan tidak mau,jihad memilih pemimpin muslim diperdebatkan dan dilaksanakan,
Ketiga umat islam berkubang kemaksiatan sepertinya dosa itu seperti bukan bencana mereka meremehkan Tuhan terjadinya bencana tidak mereka kaitkan dengan dosa-dosa yang mereka lakukan bersahabat dengan dosa ditempat kerja ajaran islam ditinggalkan,di keluarga,di masyarakat dalam pergaulan dikiranya Tuhan ada dia mengir Allah hanya ada di masjid lalu berkubang kemaksiatan menjadi kebiasaan sehari-hari

Keempat umat islam menyerahkan setiap urusan bukan pada ahlinya menempatkan orang dalam jabatan dan pekerjaan bukan berdasarkan kemampuan tetapi berdasarkan kedekatan,like in this like maka kehancuran selalu ada pada umat islam
Kelima umat islam bodoh dalam hal agama dari tahun ke tahun pengajian membahas thaharah selesai hari raya idul Fitri kembali penutupan pengajian bertemu lagi thaharah,pembahasan ekonomi umat,gerakan islam,gerakan persatuan umat,profesionalisme tidak diperhatikan yang mengenaskan dalam hal politik banyak sekali umat islam yang mengharamkan untuk dibahas padahal Islam dibangun dimaulai dari gerakan politik menundukan romawi jajirah arab afrika dan erofa
Sebaiknya dalam mengambil kebijakan harus memperhatikan dan menempuh hal-hal sebagai berikut :
Pertama adanya landasan hukum, dalam ajaran islam adanya dalil/nash yang digunakan apapun pekerjaan apapun tindakan apakah mau melahirkan pemimpin muslim ekonomi,pekerjaan semua ada dalil umat islam dari sini jangan kita berdepat kalau memang sudah diperintahkan Allah ya laksnakan
Kedua secara prosedur bisa dilaksanakan secara umum ajaran islam masih banyak yang abstrak lalu kalau harus dilaksnakan dalam kehidupan sehari-hari dalam bekerja mislnya maka harus dibuatkan aturan agar bekerja secara islami
Ketiga secara kebijakan (politik) bisa diterima setiap kebiajkan harus memperhatikan unsure manusia masyrakat secara fisik kejiwaan dan mental serta kemampuan manusia apakah bisa dilaksnakan
Keempat adanya rasa keadilan setiap kebijakan harus dibagi-bagi secara adil efek dan akibat dari kebijakan itu harus memenuhi rasa keadilan
Kelima adanya manfaat setip kebijakan harus ada kemaslahatan dan mafaatnya pada masyarakat jangan samapai kebijakan justru menyiksa dan menjajah umat islam itu sendiri

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.

Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ