Senin, 16 Oktober 2017

Pentingnya Kekuasaan



PENTINGNYA KEKUASAAN
Oleh : YUSUP, S.Pd, MM.
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
} وَعَدَ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلأَرْضِ كَمَااسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لاَيُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلاَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ {55}

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah……..
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketaqwaan pada Allah SWT
اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumllah
Agama-agama bangkit karena kekuasaan bayangkan agama kristen selama 300 tahun mereka orang-orang kristen dipertandingkan dengan singa dan yang kalah oleh arena gladiator menjadi santapan singa.sampai akhirnya muncul seorang kaisar masuk kristen namanya konstanti dan namanya itu dia abadikan menjadi sebuah kota Konstantinopel Turki, dengan kekuasaanya dia berhasil mengkristenkan Jerman dan negara-negara Erofa lainnya, tetapi kejayaan itu sirna setelah seseorang anak kecil yang setiap mandi didoakan ayahnya jika kamu sudah dewasa nanti kamu kuasai kota itu konstantinopel.Nabi Muhammadlah yang saat itu 1000 tahun yang lalu berprediksi dengan visionernya suatu saat Umat Islam akan menguasai Konstantinopel.Dan Nabi Muhammad dibilang aneh,mana mungkin orang Arab Islam yang terbelakang tidak bisa baca tulis itu akan menguasai Konstantinopel yang begitu kuat dan berjaya ? Dialah yang tadi setiap mandi di sungai didoakan Ayahnya kuasai kota itu,dialah yang disebut Nabi Muhammad  bahwa pahlawan itu sama dengan namaku yang akan menguasai konstantinopel yaitu Muhammad Al Fatih panglima perang yang akhirnya berjaya  membuat Erofa gentar kepada Turki lalu ibu kota Turki, konstantinopel diganti dari nama Islam yaitu Istambul.Mereka mengusai dunia selama 500 tahun sehingga khilafah Islam bangkit kembali berjajar mulai dari Yaman,Saudi Arabia,Yordania,laut merah,Mesir,libiya,Tunisia,Alzazair dan Maroko apa maknanya? Maknanya adalah kekuasaanlah yang memperluas ekspansi da’wah Islam,Allah dan RosulNya menjanjikan dan membuktikan bahwa Islamlah yang berkuasa di bumi ini tetapi dengan syarat beriman,berakhlaq dan beramal sholeh seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat-sahabatnya
Hadirin Sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Marilah kita perhatikan Q S.Annur ayat 55

} وَعَدَ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلأَرْضِ كَمَااسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لاَيُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلاَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ {55}

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merobah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa.Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik. (QS. 24:55)

Beriman pada redaksi ayat itu artinya  meyakini bahwa Allah yang memberikan kekuasaan,Allahlah yang memberikan manusia kemampuan menguasai medan wilayah dan  ilmu
Kemudian kata beramal sholeh artinya aplikasi dari iman itu sendiri sesuai redaksi ayat tersebut,dan menjadi syarat bagi orang-orang yang diberikan kekuasaan itu agar  membuktikan imannya itu dengan ahlaq yaitu integritas,visioner, professional, jujur,dan istiqomah
Sedangkan kata berkuasa di bumi artinya Allah  menjadikan umat Islam pemimpin-pemimpin wilayah,bukan orang-orang kafir,munafik dan fasik
Dia akan  meneguhkan agama bagi mereka artinya tujuan Allah memberikan kekuasaan pada orang yang beriman dan beramal shaleh adalah untuk tegaknya agama Allah
Sedangkan redaksi kalimat ketakutan menjadi aman sentosa artinya semua kekuasaan yang Allah berikan berefek menciptakan aman sentosa,menukar ketakutan menjadi ketentraman dan kesejahteraan jika syarat-syarat tadi dipenuhi oleh sang pemimpin
Hadirin sidang sholat Jum’at rokhimakumullah
Khotib mengajak marilah kita ambil pelajaran dari kisah Nabi Muhammad itu untuk dijadikan pola da’wah kita sekarang ini yaitu :
 Pertama  saat Muhammad belum mendapat wahyu dimana sejak kecil sampai dengan Muhammad berumur 40 tahun Muhammad adalah orang yang sudah teruji akhlaqnya semua orang percaya bahwa Muhammad orang yang jujur,amanah Al amin tidak pernah berdusta,semua orang menyanjungnya semua orang memujinya sangat percaya bahwa Muhammad itu tidak pernah berdusta. akhlaq mulia tersebut adalah cikal bakal proses seseorang menjadi pemimpin, berdasarkan karakter Muhamad tersebut mestinya umat islam memiliki sikap akhlaqul karimah,jujur,profesional,memiliki mental pejuang,tangguh, sabar, istiqomah, idialis dan berilmu dengan karakter itu umat islam akan berkuasa dan berjaya,semestinya pengusaha-pengusaha sangat yakin melakukan investasi pada umat islam,karena Saat Nabi berdagang pengusaha-pengusaha non muslim sekalipun percaya melakukan investasi pada Nabi,orang-orang kafir berkata wahai sahabat-sahabatku kalau mau investasi pada Muhammad saja dia mah pasti jujur,akan tetapi yang terjadi sekarang mengapa setelah umat Islam memiliki kekuasaan banyak yang runtuh satu persatu ? karena setelah menjadi pejabat/memiliki kekuasaan ia tidak jujur,tidak tangguh dan tidak istiqomah.jika seluruh Umat Islam berakhlaq mulia dan semua umat Islam mendaptkan gelar terpercaya maka siapa saja terhadap individu-individu orang Islam mereka yakin,mereka percaya bahwa pribadi2 muslim itu jujur bertanggung jawab, dan jujur saja tidak cukup karena akhlaq mulia itu juga mencakup aspek yang lain yaitu profesional,adil,bijaksana dan istiqomah.maka kemakmuran dan kejayaan umat Islam akan diraihnya,tetapi sayang sekali yang terjadi sekarang ini generasi muda calaon pemimpin-pemimpin diracuni narkoba,diracuni pil PCC,diracuni PS(Play station),HP, Internet,pergaulan bebas, video forno,dll maka ketika diajak bicara agama, mereka bingung linglung tak mengerti,
Kedua setelah mendapatkan wahyu selama 13 tahun di Mekah dimana Nabi mulai menyentuh persoalan  tauhid yang berarti mulai menyinggung persoalan-persoalan pribadi,maka orang-orang mulai tidak suka, benci, marah,dan dendam dengan Nabi.  Cobalah kita lihat ketika Nabi di Mekah adakah perintah sholat berjamaah ? tidak ada, siapa yang sholat pada saat itu diancam oleh penguasa Abu jahal, jamaah Nabi diteror dianiaya dibunuh karena apa ? karena Nabi tidak punya kekuasaan,diantaranya yang terancam adalah sumaya ditikam jantungnya oleh Abu jahal keluarga Sumaya ayahnya yasir ketika itu Nabi lewat saat keluarganya mengerang ketakutan mencekam dan dibunuh,kemudian Nabi berdoa dan  memberikan motivasi sobron ya ala yasir sabarlah wahai keluarga yasir kalian dijanjikan Allah surga,Nabi tak dapat menolongnya karena Nabi saat itu tidak punya kekuasaan, Lalu Nabi Muhammad mulai mengajak orang-orang untuk menyembah Allah yang satu,yang saat itu menyembah berhala merupakan keyakinan pribadi-pribadi masyarakat dan merupakan kebiasaan –kebiasaan yang sulit dirubah.
Hadrin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Pemimpin-pemimpin di daerah lokalpun mengikuti gaya abu Jahal,kekuasaan digunakan dengan penuh ketakutan mereka mengancam pecat saja yang melawan saya,bunuh saja karakternya yang menentang saya,buat skenario agar masuk penjara,buat skenario agar bercitra buruk, kasih saja umpan wanita agar terkesan ia berjinah.jebak saja dengan menyimpan uang di lokernya seolah-olah korupsi,simpan saja narkoba di lemarinya agar bisa tertangkap,karena yang berkuasa bukan orang Islam yang berislam.cobalah jika  sang Gubernur atau walikota yang berkarakter Islam yang jadi pemimpin ada yang tidak sholat berjamaah dia yang mengabsen kemana pak camat ?,kemana lurah?,kemana kepala bidang kemana kepala Dinas ? pasti pertanyaan itu akan efektif dilaksanakan tetapi jika ustazt yang mengancam jamaah yang tidak sholat berjamaah sampai berbusa mulutnya berda’wah belum terlaksana dengan efektif Nabi Muhammad mempersatukan yang terserak, merekrut orang tua yang tangguh dan bijak seperti Abu bakar Sidik, Nabi merekrut orang yang bisa mengamankan da’wah Nabi maka dipilihlah  mantan kepala Preman tetapi yang taat pada Allah yaitu Umar bin Khotob,Nabi merekrut orang kaya tetapi orang kaya yang taat pada Allah yang mau berjuang dengan hartanya seperti Usman bin Affan Nabi Muhammad juga  butuh anak muda yang cerdas, taat pada Allah,dan Nabi merekrut Ali bin Abi Tholib yang muda,jujur,profesional,idialis dan tangguh
Ketiga setelah hijrah di Madinah selama 10 tahun,disinilah dibuktikan Islam yang sebenarnya dengan merubah peradaban dan membangun negara.Jadi dengan kekuasaan itulah da’wah Nabi Muhammad mulai efektif,proaktif dan masif dengan siasat politik, dengan kekuasaan ekspansi da’wah berkembang luas.Jadi umat Islam kalau mau kuat kita harus mempersatukan kekuasaan-kekuasaan,harus punya keberanian melahirkan pemimpin muslim,Nabi Muhammad mempersatukan yang terserak, merekrut orang-orang ,tetapi apakah yang terjadi sekarang ? yang mengamankan Negara atau wilayah,yang seharusnya mengamankan da’wah Islam malah memprofokasi malah meniufkan api perpecahan seperti ada politisi memprofokasi menebar pesona,memfitnah orang dan dia berniat yang penting kelompoknya tercitrakan baik,lembaga penegak hukum ada yang menjadi alat penguasa,Penegak hukum bukan mengamankan malah korupsi, banyak umat Islam yang kaya tetapi dia sangat pelit diajak berda’wah bersembunyi tidak mau menyumbang beramal dia lebih memilih membangun gedung usahanya dibanding membangun masjid. yang terjadi umat islam berserakan tidak diiikat oleh tali Allah maka sering sekali adanya aksi individu,mereka mengatakan masjid terbangun semua ini karena saya,organisasi terbangun ini karena saya,Sekolah terbangun semua ini karena saya,pejabat berkata wilayah ini baik,sejahtera ,jalan instfrastrukturnya baik semua itu karena saya.artinya umat islam banyak yang berbuat secara” one man show” ,banyak umat Islam yang napsi-napsi,individualis dan banyak umat islam yang tergantung pada tokoh-tokoh dan tidak kooperatif maka umat Islam menjadi lemah,mari kita perbaiki.

Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Yang mengaku-ngaku itu karya saya, itu karena jasa saya tanpa menyertakan Allah. Allahlah sebenarnya yang menskenario semua itu dia lupakan tetapi dia mengatakan semua itu karena saya, orang yang seperti itu didalam Al Qur’an adalah Fir’aun,dia yang mengaku inilah saya yang paling kuat saya yang memobilisasi anda semua sayalah yang membuat kalian hidup dan mati sayalah Tuhanmu siapakah itu ? dialah Firaun,siapakah yang mengaku-ngaku lebih hebat lebih mulia? dialah Syetan,siapakah yang mengaku ngaku sayalah yang paling berjasa sayalah yang paling kaya sayalah yang paling tinggi dialah Qorun jadi walaupun itu perbuatan kita sehingga berhasil membangun sesuatu maka di situ status kita cuma menyampaikan amanat dari Allah yang kebetulan dipercaya untuk memberikannya maka tak layak jik kita berbicara semua itu karena saya.Padahal kalau Nabi mau Nabi Muhammad tak perlu berjuang bersama, Nabi tak perlu Abu Bakar Nabi tak perlu Umar bin khotob,tak perlu Usman bin Affan,tak perlu Ali bin Abi Tholib cukuplah Nabi sendiri yang mengerjakannya dia pasti bisa karena fasiltasnya disediakan langsung oleh Allah
إِنَّمَآأَمْرُهُ إِذَآأَرَادَ شَيْئًا أَن يَقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ {82
Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya:"Jadilah!" maka terjadilah ia. (QS. 36:82)

Jadi hidup ini harus dilakukan secara berjamaah,secara manusiawi berjuang bersama kala susah dan kala senang,kalau saja dunia ini diperintahkan oleh Allah secara one man show,Allah maha kuasa semuanya dibuat baik, semuanya dibuat sempurna tanpa ada perjuangan pasti Allah bisa,misalkan pemimpin bumi adalah Malaikat yang siap perintah suci dan mulia jika ada orang yang mencuri langsung dipotong tangannya,ada orang yang mendengarkan yang buruk langsung dibuat tuli telinganya,ada orang yang melihat yang buruk langsung dibutakan matanya.Allah tidak ingin seperti itu dunia dipimpin oleh mahluk yang tidak manusiawi, dunia dipimpin dengan ketakutan, Allah menginginkan dunia ini dibangun dengan ”KESADARAN”,makanya dikirimlah Nabi terakhir/pemimpin itu Nabi Muhammad SAW,
} مُّحَمَّدُُ رَّسُولُ اللهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka:
Hadirin sidang sholat Jum’at rokhimakumullah
Dalam kisah-kisah tertulis dalam sejarah bahwa kekuasaan/kepemimpinanlah yang memenangkan kancah da’wah.ketika di Mekah  belum ada perintah zakat yang memberikan sangsi bagi yang tidak berzakat tetapi setelah di Madinah pemerintahan Islam mengancam memerangi  orang yang tidak mau bayar zakat,sehingga da’wah umat islam meluas dari Yaman sampai dengan maroko aprikadan sepanjang 10 negara Islam mencari orang miskin untuk diberikan zakat  tidak ada sehingga zakat di eksodus keluar negara Islam, kita umat Islam baru sampai pada menghimbau, mengajak,dan menghimbau itu tidak ada sangsi,dihimbau agar mengaji,dihimbau agar sholat berjamaah,diajak dihimbau agar sodakoh dan zakat,sehinggadi negara Indonesia tidak ada sangsi bagi orang yang tidak mengerjakan tetapi omongan orang yang punya kekuasaan zaman Nabi dengan tegas memerintahkan saya bakar rumah orang Islam yang tidak sholat berjamaah.dan akibatnya Umat Islam sejahtera dan berjaya
Hadirin sidang sholat jum’at rokhimakumullah
Umat Islam menolak kebangkitan PKI dan PERPU ORMAS Tugas kita umat islam adalah berseru,berda’wah menyampaikan masukan, kritikan dan membangun opini dan itu adalah hak kita sebegai warga Negara di jamin Undang-undang.
Wallajina jahadu fima lannah diyannahum subulana wainallaha lamaah muhsinin    
Adapun orang2 yang berjuang berkorban berjihad di jalan kami (jalan kebenaran) Allah akan  menunjukan jalan2 itu dan sesungguhnya Allah selalu berada dengan orang2 yang berbuat kebajikan
Khotib mengajak kepada semua yang hadir di sini dan seluruh umat islam mari kita semua yakin terhadap janji Allah itu bahwa umat Islam akan dijadikan pemimpin-pemimpin di muka bumi ini,khotib mengajak mari apapun jabatan kita,sekecil apapun status social kita, pasti Allah mintakan pertanggungajwabannya mari kita gunakan kepemimpinan/status sosial kita itu untuk meneguhkan agama Allah dan untuk menukar dari ketakutan menjadi aman dan sejahtera,karena dalam hadits dinyatakan setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinanmu itu


بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.
Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَة

Tidak ada komentar:

Posting Komentar