Kamis, 30 Juni 2016

khutbah Idul Fitri 6 juli 2016/1437 H "Membangun Semangat Kolektif "



Khutbah Idul Fitri   ” MEMBANGUN SEMANGAT KOLEKTIF ”
Oleh : YUSUP, S.Pd, MM.
Rabu,6 Juli 2016 /1 syawal 1437 H.Lapangan Kec.Cipondoh Kota Tangerang
ألســــــــــــــــلا م عليـــــــكم ورحمــة الله وبركاته    
الله أكبر    لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا. لا إله إلا الله ولا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين ولو كره المشركون.لا إله إلا الله والله أك الله أكبر ولله الحمد 
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلاَّ بِحَبْلٍ مِّنَ اللهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ اللهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِئَايَاتِ اللهِ وَيَقْتُلُونَ اْلأَنبِيَآءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّكَانُوا يَعْتَدُونَ {112}
Hadirin sidang sholat Idul Fitri rokhimakumullah……..
Pertama-tama marilah kita panjatkan Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT yang mana telah memberikan nikmat iman nikmat Islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah Nikmat sehat.selaku khotib saya ingin mengajak pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Nikmat  Iman adalah rahmat khusus bagi orang-orang yang terpilih,  dan Allah swt memanggil orang- arang tersebut dengan panggilan khusus yakni dengan panggilan yang terdapat dalam Al-quranul karim ; (yaa ayyuhaillaziina amamanu )  “wahai orang-orang yang beriman”. dan orang-orang yang beriman memiliki tempat tersendiri di sisi Allah swt.  Nikmat menjadi orang Islam adalah bahwa umat Islam merupakan umat terbaik dari seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini 
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ
yang selalu menyeru kepada kebaikan, kedamaian dan mencegah segala bentuk kemunkaran. Limpahan rahmat  lain yang tiada taranya adalah  nikmat  bagaimana kita dapat mengenal dan memahami  Allah swt melalui diri kita sendiri, serta nikmat sehat walafiat sehingga kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka menjalankan perintah Allah swt  yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw  yaitu melaksanakan shalat sunnah idul fitri tahun 1437 H.
 Dengan meneriakan yel-yel Takbir, Tahlil dan Tahmid yang saling bersautan umat Islam di seluruh dunia mengumandangkan suara kemenangan dalam kesucian hati setelah menjalankan ibadah shaum ramadhan satu bulan lamanya.
Shalawat serta salam selalu saja kita sanjungkan kepada Nabi   Muhammad Rasulullah saw atas segala tauladannya, karena sesungguhnya dalam diri beliau terdapat contoh tauladan yang paling baik . Alquran surat Al-ahzab ayat 21: 

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا اللهَ وَالْيَوْمَ اْلأَخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيرًا {21
Artintya : Sesungguhnya, telah ada pada (diri )Rasulullah itu suri tauladan  yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang senantiasa mengharapkan (rahmat) Allah dengan (balasan baik) pada  hari akhirat, serta banyak menyebut dan mengingat  Allah.

 Semoga keselamatan juga kepada keluarga  beliau, para sahabat beliau, tabit-tabi’in serta kepada seluruh  umatnya hingga akhir zaman. 

Hadirin Sidang Sholat Idul Fitri  yang dimulyakan Allah SWT
Kita merasa prihatin terhadap masyarakat dan bangsa kita dewasa ini dimana-mana terjadi ketimpangan,penyimpangan,ketidakadilan,pembunuhan sadis disertai pemerkosaan bahkan lebih kejam lagi anak dibawah umur diperkosa dan tidak puas dengan itu mereka gunakan cangkul untuk menganiaya, pornogragrafi,pornoaksi ,korupsi,narkoba,perpecahan antar warga,kenakalan ramaja,pergaulan bebas,dan yang terakhir kita diuji dengan akan bangkitnya komunis paham anti Tuhan yang telah membantai para pemimpin bangsa. Kemudian persatuan dan persaudaraan umat islam hasil positif dari ibadah puasa yaitu taqwa kini mulai ada keretakan,
 يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ {183}
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. 2:183)
Salah satu pencerminan sikap takwa adalah menjalin persaudaraan dengan cara menjaga amarah,dan memaafkan sesama manusia sebagaimana Allah  menegaskan dalam surat Alimron ayat 133-134
 وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَاْلأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ { 133
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (QS. 3:133)

 الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّآءِ وَالضَّرَّآءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ {134}
Orang yang bertaqwa ……
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. 3:134)
Tetapi ternyata kini umat islam telah mengalami musibah-musibah social yang mengakibatkan keretakan persaudaraan dan kesejahteraan umat islam,dan Allah mengancam bagi orang-orang yang meruntuhkan persaudaraan dan silaturahim

 Marilah Kita Perhatikan Surat Al Imron ayat 112
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلاَّ بِحَبْلٍ مِّنَ اللهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ اللهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِئَايَاتِ اللهِ وَيَقْتُلُونَ اْلأَنبِيَآءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّكَانُوا يَعْتَدُونَ {112}
Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas. (QS. 3:112)
Hadirin sidang sholat Idul fitri rokhimakumullah….musibah-musibah yang dialami umat islam diantaranya :


Yang pertama musibah politik  cobalah kita cermati partai-partai besar dan partai islam serta partai berbasis masa islam mengalami perpecahan,kemudian di akar rumput marak terjadi politik uang melalui pilkada dan pilcaleg, dia tidak akan jadi pemimpin kalau tidak memberikan transfot bagi para pemilih ke TPS dan yang menyedihkan masyarakatnyapun menginginkan adanya transfot ke TPS yang ahirnya memilih pemimpin yang tak baik.dia tidak mengerti kalau tindakannya itu telah menghancurkan kehidupan negara .Jika tidak mampu dengan uang untuk kalangan intelektual dan berpendidikan, politik yang mereka gunakan adalah pencitraan,pengiklanan yang masif,serta gozul fikri dan proxy war,gozul fikri dan proxy war yang khotib maksudkan adalah perang pemikiran dan perang memerangi lawan tanpa harus berhadapan dengan lawan,mereka mengkampanyekan kepada umat islam untuk memisahkan urusan beragama dengan urusan dunia dalam hal ini diantaranya urusan politik,masjid dan da’i ditabukan bicara politik,menganggap memilih pemimpin yang kafir tidak berdosa, menganggap memilih pemimpin abu-abu agamanya tidak berdosa dan memilih pemimpin hampir kafir serta beragama tidak jelas tidak berdosa ,
} لاَ يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللهِ فِي شَيْءٍ إِلآَّ أَن تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللهِ الْمَصِيرُ {28}
Janganlah orang-orang mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi pemimpin (wali) dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (QS. 3:28)
Perang  pemikiran seperti ini sengaja diciptakan,dan disisi lain terjadi perang strategi yaitu dengan cara menenggelamkan tokoh-tokoh islam agar tidak populer karena umat islam tidak menguasai media masa secara universal dan bahkan tokoh-tokoh islam dikondisikan sepertinya buruk yang harus masuk penjara ,yang buruk diiklankan dengan gencar dan masif yang benar ditenggelamkan,perang pemikiran yang lain diantaranya yang sudah terjangkiti pada umat islam sendiri yaitu hipnotis kata-kata diantaranya“lebih baik pemimpin yang berasal dari orang kafir tetapi tidak korupsi dari pada pemimpin islam tetapi korupsi”,dia tidak mengerti kalau banyak sekali pemimpin yang berasal dari umat islam yang jujur, khotib mengajak cobalah kita jangan mengulangi kesalahan masa lampau. Lihatlah islam dari maroko sampai maroke yang masih utuh  Cuma Negara Malaysia, Turki, iran dan Indonesia Negara-negara yang lain seperti ; Surya, Irak, Mesir, Sudan, Yaman, Afganistan runtuh, Tunisia set back,Kuwait dan Arab galau, sementara itu kekuatan global yang tidak ramah dengan islam makin kuat, kita mesti belajar dari negara Soviet yag dulu setara dengan Amerika Serikat,Sepertinya tidak mungkin akan hancur ternyata diceraiberaikan,Yugoslavia yang paling kuat tetapi hancur  juga terpecah-pecah menjadi negara-negara kecil dan ternyata Indonesia tidak lebih baik dari mereka kini sedang berduka terancam persaudaraannya khususnya dalam menentukan pemimpin bangsa.
 Apa yang menyebabkan musibah politik tersebut ? penyebabnya adalah karena orang tak berani berkata tidak pada pemimpin yang tak benar,mengapa fir’aun jadi fir’aun ? ,mengapa nambrud jadi nambrud ? karena warganya tidak ada yang berani berkata tidak terhadap kebijakan sang raja yang otoriter tersebut,kita tidak berani berkata tidak terhadap ketidakadilan yang terjadi,berkata tidak untuk memilih pemimpin yang kafir dan berkata tidak terhadap pemimpin yang hampir kafir,berkata  tidak terhadap ketidakbenaran, dan ternyata saat orde baru berkuasa dari 1000 anggota MPR tidak ada yang berani berkata tidak menyetujui konsep pemimpin yang tidak benar.Jadi orang-orang kafir membuat sistem secara rafih dan canggih untuk menghancurkan umat islam, berjuang secara terbalik dengan ajaran islam menyuruh kepada  yang munkar dan melarang berbuat baik.
 Dalam Surat At taubah ayat 67 dengan jelas Allah memberikan sinyalemen
 الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُم مِّن بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ {67}
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan-perempuan, sebagian dari sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka mengenggam tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik. (QS. 9:67)

Dalam surat Attaubah  ayat 71 Allah memberikan jalan bagi umat islam untuk melawan stretegi orang kafir yang ingin menghancurkan islam yaitu :  yang artinya
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:71)

Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu akbar.  Walillahilhamd
Yang kedua : musibah akhlaq . Bangsa kita sedang sakit,karena antara yang benar dan yang salah samar,antara pahala dan dosa kabur yang benar disalahkan yang salah dibenarkan,contohnya untuk memilih pemimpin dicari-cari kesalahan pemimpin yang benar untuk mendapatkan keinginan-keinginannya,LGBT(Lesbian Gay biseksual dan transgender) ingin diakui mereka gunakan dalil  atas nama HAM bahwa mereka punya hak hidup berpasangan antara laki-laki dan laki-laki,mereka menikah antara perempuan dengan perempuan,dan pendukungnya makin banyak,ini kepribadian sakit dan fotret masyarakat sakit jiwa!,kemudian makanan beracun,berformalin,beras  dibuat dari plastic,makanan mengandung zat kimia berbahaya buah-buahan mengandung zat plastik dan lilin,tidak ketinggalan juga vaksin palsu diproduksi yang seharusnya melindungi tubuh dari penyakit tetapi malah mematikan sang bayi, mereka tak lagi takut dengan dosa dan mereka menganggap itu bukan dosa. Menurut data KPAI : 62,7 % anak-anak remaja di Indonesia melakukan hubungan sek di luar nikah, 20 % dari 94.270 perempuan yang mengalami hamil di luar nikah 21 % melakukan aborsi dan dokter atau bidanpun menyediakan tempat aborsi bahkan ada janin-janin cabang bayi yang mereka masukan kedalam spiteng ,dalam rentang waktu 3 bulan sebanyak 10.203 terinfeksi HIV/Aids dan 30% diantaranya adalah remaja ,60 % anak-anak SD pernah menonton video porno,kenapa kita tidak menindak tegas dan tidak membuat aturan yang dapat memproteksi anak-anak dari bahaya tersebut
Hadirin sidang sholat Idul Fitri rokhimakumullah….
Yang ketiga musibah pendidikan  kemampuan baca anak Indonesia terendah di Asia  dari 49 negara berkembang Indonesia nomor 47 dibawah Vietnam dan Malaysia yang dulu mereka belajar kepada Indonesia, pengebirian peran Pendidikan agama seolah-olah agama tidak bisa mengahasilkan budi pekerti sehingga harus menambahkan pelajaran lain yang bercorak nasional yang justru lebih cenderung sekuler,pendidikan dijadikan barang komoditi untuk mendapatkan pinjaman luar negeri sehingga lebih mengutamakan kwantitas lulusan dibandingkan kwalitas,pengangakatan pemimpin lembaga pendidikan secara sembarangan tidak memperhatikan perkembangan dan kemampuan,anggaran pendidikan direkayasa dan digelembungkan semata-mata demi keuntungan,Guru pegawai negeri mendapatkan gaji 13 dan gaji 14 untuk hari raya sedangkan guru honor tak terpikirkan oleh pemimpinnya Guru dibiarkan kebingungan,akhirnya  silaturahim dan pendidikanpun terancam berantakan.Pemerintah memberikan serifikasi Guru dengan memberikan tunjangan profesi sebesar gaji pokoknya setiap bulan agar pendidikan berkwalitas tetapi apakah yang terjadi dengan adanya sertifikasi guru, guru tidak meningkatkan kwalitas pembelajaran malah uang yang didapatkan mereka gunakan untuk kegiatan hidup yang konsumtif ,dengan adanya sertifikasi guru dan dosen,guru makin banyak hutang di Bank,Guru makin banyak masalah pribadinya,perselingkuhan dan perceraian di kalangan guru makin meningkat.
ALLAHU- AKBAR...ALLAHU-AKBAR...ALLAHU-AKBAR.  LAILAHAILALLAHU ALLAHU-AKBAR.  ALLAHU-AKABAR WALILLAHILHAMD
Hadirin sidang sholat Idul Fitri rokhimakumullah….
Yang keempat musibah ekonomi  Indonesia krisis kecerdasan,Indonesia minta royalty  6 % dari perusahaan asing tetapi pejabatnya Papa minta saham 1 % sikap yang sangat pecundang asal bapa senang terhadap perusahaan asing ,sikap ABS ternyata juga terjadi pada kehidupan yang dekat di sekitar kita, asal pimpinan senang tidak perduli pimpinan melanggar aturan diikuti terus.penguasaan wilayah tanah melalui pendirian perumahan-perumahan mewah yang diizinkan berdiri sehingga memperkecil komunitas umat islam karena umat islam tak mampu membeli perumahan-perumahan mewah tersebut,Dimana-mana terjadi gap penyebaran kekayaan alam, kekayaan alam yang sedemikian besar hanya dipegang oleh segelintir orang, mereka hanya 8% dari jumlah penduduk Indonesia tetapi mereka menguasai aset-aset vital SDA Indonesia ,ekonomi global/pengusaha-pengusaha yahudi telah mematikan pengusaha-pengusaha kecil pribumi,pengusaha konveksi,warung-warung kecil ,kios-kios penjaja makanan,para pedagang pasar banyak sekali yang tak mampu bersaing dan harus gulung tikar,sementara pengusaha-pengusaha retail, produk makanan dan pakaian lisensi yahudi makin menguasai bahkan sampai ke gang-gang kecil masyarakat RT.ditambah kwalitas umat islam yang tadi tak menghubungkan sama sekali antara ekonomi dengan tanggung jawab kita selaku umat islam. Siasat proxy war telah memisahkan agama dengan ekonomi umat islam,sehingga dengan ringan mereka mengatakan yang penting saya sebagai orang islam tidak merugikan orang lain saya sudah sholat dan puasa saya yakin masuk surga sementara kesulitan ekonomi saudara-saudara kita tak dipikirkan,sungguh sangat egois dan keterlaluan.

ALLAHU- AKBAR...ALLAHU-AKBAR...ALLAHU-AKBAR.  LAILAHAILALLAHU ALLAHU-AKBAR.  ALLAHU-AKABAR WALILLAHILHAMD
Hadirin sidang sholat idul fitri rokhimakumullah….
Yang kelima musibah hukum.Hukum di Indonesia tumpul keatas tajam kebawah,nenek-nenek mencuri semangka dihukum tiga bulan sementara koruptor dimanjakan,sekalipun dihukum sang koruptor selalu mendapatkan keringanan dan fasilitas sel yang mewah.Kota kota yang mempunyai hukum syariah terancam  dicabut . warung-warung dikondisikan dengan datangnya bulan puasa menjadi seperti miskin dengan pemberlakuan syariah islam,satpel PP merazia warung yang buka di bulan ramadhan dan mereka menangis seperti teraniaya sehingga mereka mempunyai alasan untuk mencabut pemberlakuan hukum syariah di kota-kota tertentu. sungguh aneh hukum negara kita ini yang berpuasa disuruh menghormati yang tidak berpuasa sehingga warung-warung makanan yang dirazia buka pada siang hari dianggap benar, kemudian antara kaya dan miskin terjadi gap,yang miskin makin miskin yang kaya makin kaya,kemiskinan makin meningkat nasib dan keadaan saudara-saudara kita yang tinggal di rumah-rumah kertas, yang mukim di lorong-lorong sempit,dan yang mukim di sepanjang rel-rel kereta api semakin memprihatinkan,dan perlakuan hukum terhadap mereka cendrung membiarkan

ALLAHU- AKBAR...ALLAHU-AKBAR...ALLAHU-AKBAR.  LAILAHAILALLAHU ALLAHU-AKBAR.  ALLAHU-AKABAR WALILLAHILHAMD
Hadirin sidang sholat idul fitri  rokhimakumullah….
Yang keenam krisis kader kepemimpinan  cobalah kita perhatikan bapak-bapak rajin ke masjid  sementara anak-anak dibiarkan main internet,yang mengaji mayoritas orang-orang tua sepuh ,kader-kader generasi muda dibiarkan begadang merusak pikiran dan badan,saat isya dan subuh ramadhan mereka main petasan,dibiarkan main motor kebut-kebutan dan tak ayal juga mereka mabuk-mabukan,pendidikan dan pengajian tidak mampu menjawab tantangan kehidupan mereka,mereka lebih asyik dengan hand phone melihat-lihat yang merusak pikiran,target taqwa menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya serta terpelihara dari dosa sudah jauh dari harapan.kader-kader pemimpin harusnya dilahirkan bukan diciptakan oleh karena itu kita membutuhkan waktu dan energy yang focus tidak asal-asalan,tidak diskrimasi dan tidak nepotisme untuk memilih kader-kader terbaik.karena yang terjadi sering kader keder karbitan yang dapat perlindungan dan kesempatan siapa yang berjuang siapa yang memiliki kafabilitas tidak ada kejelasan sehingga terjadi korban-korban kemunafikan
ALLAHU- AKBAR...ALLAHU-AKBAR...ALLAHU-AKBAR.  LAILAHAILALLAHU ALLAHU-AKBAR.  ALLAHU-AKABAR WALILLAHILHAMD
Hadirin sidang sholat idul fitri  rokhimakumullah….
Bagiamanakah agar kita tidak terjerembab pada musibah-musibah itu? melalui hari raya idul fitri ini  dimana kita kembali kepada kesucian khotib mengajak marilah kita kembalikan ajaran islam pada hakekatnya untuk bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari
Yang pertama mari kita bangun semangat kolektif. Sungguh sangat egois orang yang merasa dirinya akan masuk surga dengan hanya mengerjakan ibadah-ibadah ritual sesungguhnya islam dibangun dengan semangat kolektif sesungguhnya ibadah itu harus dilaksanakan secara bersama-sama - إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ hanya kepadaMU kami menyembah ,dan hanya kepadaMu kami mohon pertolongan,jadi ibadah itu menggunakan kata kami bukan saya yang artinya harus dilaksanakan secara kolektif (bersama-sama) dan setelah beribadah kita juga harus melaksanakannya dalam kehidupan secara bersama-sama.lihatlah surat Al jumuah ayat10
 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاَةُ فَانْتَشِرُوا فِي اْلأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللهِ وَاذْكُرُوا اللهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ {10}
Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS. 62:10)
Jadi dalam kehidupan kita harus mengajak keluarga, mengajak tetangga,mengajak teman kita untuk bersama-sama menegakan kebenaran,,belajarlah dari sejarah Setelah Nabi Muhammad wafat kepemimpinan dipegang oleh khalifah-khalifah,dan mereka adalah orang-orang yang mempunyai kwalitas tersendiri,mempunyai pengaruh seperti Abu Bakar,memiliki keberanian seperti Umar,mempunyai modal yang cukup untuk menegakan kebenaran seperti Usman dan mempuyai kecerdasan dan visi yang jelas seperti Ali bi Abi Tholib.jadi semua kader yang dipersiapkan untuk memimpin lembaga-lembaga strategis seharusnya orang yang menguasai medan wilayah,steakholder,keberanian,visioner,kecerdasan,pergaulan yang luas,bila ini dilakukan kebalikannya dimana kader-kader pemimpin tidak punya pengaruh jangankan dikenal dan diterima masyarakat,malah ia tidak disukai teman-temannya,punya keberanianpun tidak,punya kecerdasanpun tidak apalagi modal yang cukup tunggulah kehancurannya. Khotib mengajak seharusnya dibangun secara kolektif dalam bidang ahlaq hal-hal yang menimbulkan musibah tadi hendaklah dilakukan strategi untuk menghindar diantaranya dengan cara memproteksi anak-anak dengan mengalihkan interet pada kegiatan yang bermanfaat,menggunakan HP untuk menimba ilmu dan da’wah,tentunya harus ada pemimpin-pemimpin organisasi yang mengendalikan hal tersebut,pengajian-pengajian disinergikan bukan hanya mengaji tetapi harus ada bukti fisik hasil dari pengajian,koordinasikan secara rapih dan canggih.karena orang-orang kafir secara canggih berda’wah pula dalam rangka menghancurkan,khotib mengajak marilah kita kembalikan budaya desa kita yang dahulu biasanya setelah magrib berlalu terdengar bacaan qur’an anak- anak dari bilik-bilik dinding rumah penduduk,dan marilah kita ramaikan kembali dengan mengaji dan menghentikan menonton TV pada ba’da magrib,mulai dari diri kita mengaji dan belajar kemudian keluarga dan tetangga,mudah-mudahan masyarakat islam terwujud.
Yang kedua membangun ekonomi umat. Membangun semangat kolektif dengan cara membangun ekonomi umat. khotib mengajak marilah sedapat mungkin kita menghindari produk-produk orang-orang kafir dan berpihak membeli produk-produk local baik makanan maupun pakaian,mengupayakan perputaran uang pada kalangan kita sendiri dengan cara memiliki koperasi dan bank syariah sendiri,kemudian oftimalisasi zakat profesi untuk menggalang  kekuatan umat,potensi umat didata dengan rapih jangan sampai ada yang tidak membayar zakat profesi sebesar 2,5 % dari penghasilannya dan jangan sampai ada umat islam yang tidak tertolong dalam kesulitan hidupnya. para saudagar,para pedagang,pengusaha kecil,dan menengah dikoordinasikan,dibangun net work ( jaringan kerja). Janganlah kita sepanjang tahun menjadi obyek ekonomi orang-orang yahudi dengan cara membeli produk-produk mereka apalagi menjelang  hari raya ,sesungguhnya setiap membeli produk mereka 1 % dari keuntungan produk mereka,mereka sumbangkan untuk gerakan yahudi.diantaranya membantai umat islam di timur tengah sehingga umat islam turut serta membantai saudara-saudaranya sendiri. Khotib mengajak marilah  kita bentuk jaringan kerja ekonomi muslim
  Yang ketiga melembagakan silaturahim. Khotib mengajak marilah kita lembagakan silaturahim,silaturahim yang selama ini liar sebaiknya diikat dengan aturan dan ada para pemimpin-pemimpin yang mengendalikan silturahim,jangan sampai ada kebuntuan persaudaraan,sehingga luka (marah) yang terjangkit dibiarkan parah,harus ada keikhlasan untuk mendatangi,mengkomunikasikan,melayani,membimbing dan mengajak. karena Al Qur’an bersifat abstrak yang telah mengatur silaturahim maka aturan detilnya harus dibuat oleh kita sendiri,janganlah kita terjebak pada acara-acara ritual seperti silaturahim dan halal bilhalal tetapi persoalan pudamental yang terjangkit pada umat islam tak diselesaikan   

Akhirnya marilah kita berdoa kepada Allah
Allahummaghfirlana zunubana waliwaalidina warhamhumma kama rabbayaana shighaara.
Allahummaghfir  lil muslimiina wal muslimat..wal mu’miniina wal mu’minaat alahyaa iminhum walamwaat..wayaa qaadiyal hajaat.
Rabbanagh firlana zunubana wakaffir anna sayiatina watawaffana ma’al abrar.
Rabbana taqabbalminna innaka antassamiiul’alim..watubalaina innaka antat tawwaburrahim.
Rabbanaa laa tuzigh quluu bana ba’da izhadaytana wahablana milladun karahmah innaka antal wahhab.
Rabbana aatina fidunyaa hasanah…wafil akhirati hasanah waqina ‘azaabannar.
Washallallahu ‘alaa Muhammadin…wa’alaa alihi ashahbihi ajma’in…. walhamdulillahi rabbil ‘alamiin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
- o0o -        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar