ISLAM ITU TOTALITAS
YUSUP, SPd MM
YUSUP, SPd MM
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ادْخُلُوا فِي
السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ
عَدُوٌّ مُّبِينُُ {208}
Hai orang-orang yang
beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut
langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu.
(QS. 2:208)
Pertama-tama
marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang mana pada kesempatan
hari ini kta masih diberikan nikmat iman,nikmat islam dan nikmat yang tidak
kalah pentingnya dalam menjalankan tugas kita sehari-hari khususnya pada hari
ini dalam menjalankan ibadah sholat jum’at ialah nikmat sehat
Sholawat
dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW Selaku
Khotib saya berwasiat pada diri saya dan khadirin sekalian marilah kita
tingkatkan ketaqwaan pada Allah SWT
Banyak
orang yang ingin memisahkan urusan dunia dengan agama oleh sebab itu pemerintah
ingin membatasi ruang gerak kehidupan beragama khususnya Organisasi islam
,dengan munculnya R UU Ormas yang
mana RUU tersebut menganulir UU No.8
tahun 1985 pada masa Orba itu yang disebut UU Anti Subversif akan diganti RUU ormas yang pada hakekatnya
juga berpotensi mengebiri dan membelenggu Oganisasi islam
Banyak orang yang menjadi bulan2an
pemerintah hanya karena ia berpegang teguh pada islam/nilai2 alqur’an ,untuk
bekerja,berpendapat, berorganisasi,solah-olah ia membawa sara/kelompok padahal
islam itu totalitas,menyeluruh menyentuh juga pada persoalan-persoalan politik,
perdagangan ,pendidikan,pemerintahan,ekonomi ,keuangan,kesehatan dan lain-lain
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke
dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan.
Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. 2:208)
Islamis itu
nasionalis artinya seorang yang melaksanakan ajaran islam, seorang yang
berprilaku islami,berkomunikasi,berpolitik dan bekerjasama dengan menggunakan
nilai2 dan nash Alqur’an dengan sendirinya ia pasti akan bersikap nasionalis
yaitu ia akan mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi ,ia
akan mengutamakan kesejahteraan bersama,dan tidak akan merugikan orang lain serta
tidak akan merugikan kaum minoritas.
tetapi kalau dibalik Nasionalis itu belum tentu
islamis.
Dengan
alasan itu Pada saat sekarang ini menurut hemat khotib ada 3 hal yang ingin memperlemah
kekuatan umat islam ,
pertama : Jumlah umat islam akan diupayakan berkurang
oleh orang kafir dengan cara mendirikan perumahan2 mewah ,karena mereka tau mereka
tidak akan dapat mengganggu aqidah umat islam karena itu akan sulit maka hal yang sangat
efektif mereka lakukan adalah dengan mendirikan rumah2 mewah dengan adanya
perumahan2 mewah umat islam tak akan mampu membeli, maka sebagian besar yang
mengisi rumah2 tersebut adalah orang2 non muslim sehingga kota tangerang yang islamis
berakhlaqul karimah lambat laun 15 tahun yad jumlahnya akan berimbang fifty-fifty
dengan orang kafir dan akan miring lebih kecil pada dasawarsa tertentu Kedua
pada bidang politik orang2 non muslim punya strategi yang efektif utk
memperlemah kekuatan umat islam yaitu dalam
momen pilkada di daerah2 mereka manfaatkannya dengan cara menggandengkan tokoh non muslim dengan
tokoh muslim ,umat islam yang lugu awam mampu mereka beli bahkan dengan uang
Rp.20.000 utk memilih pemimpin yang non muslim atau pemimpin muslim yang
berkarakter kafir seperti yang terjadi
pada wali kota solo yang telah ditinggalkan wali kotanya dan wakilnya nasrani
,bupati di provinsi babel,dan yang terakhir di Jakarta yang juga wakilnya
adalah non muslim Dalam kasus memilih pemimpin seperti yang terjadi dalam
pilkada Jakarta umat islam harus menelan pil pahit karena harus dipimpin oleh
non muslim. dalam memilih pemimpin jelas kita harus berdasarkan Nash, bagi umat
Islam wajib hukumnya,jadi kalau berda’wah terhadap umat islam bukan dalam forum
yang umum tetapi forum khusus orang yang menjadi audiens homogen maka syah syah
saja kita mengajak umat islam untuk tidak memilih pemimpin yang non muslim. jadi kita harus dapat memilah
milah mana yang termasuk Nash/syariah? mana yang termasuk Muamalah? Memilih
pemimpin sama dengan kewajiban melaksanakan sholat karena termasuk syariat ,yang
termasuk syariah tidak diperlukan penafsiran yang termasuk Muamalah perlu
penafsiran contoh yang termasuk Syariah : ibadah Yang 5 rukun islam
itu,termasuk didalam menentukan kapan mulai puasa dan kapan mulai sholat ini
syariah jadi Negara atau pemerintah tidak punya hak untuk membuat jusmen/vonis
intruksi yang menyuruh kita kapan kita mulai utk beribadah, contoh lain yang
termasuk syariah ialah memilih pemimpin tentu ini harus mengikuti perintah
Allah dalam surat Al-Imon ayat 28 } لاَ يَتَّخِذِ
الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَن
يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللهِ فِي شَيْءٍ إِلآَّ أَن تَتَّقُوا مِنْهُمْ
تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللهِ الْمَصِيرُ {28}
Janganlah orang-orang
mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang
mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan
Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari
mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya
kepada Allah kembali (mu). (QS. 3:28)
Allah telah menentukan criteria dalam memilih
pemimpin berdasarkan ayat teersebut,seperti pilihlah pemimpin yang pertama: si
calon harus Islam,yang kedua sidik,fatonah,tablig dan amanah , tetapi dalam
bermuamalah kita diperintahkan untuk berbuat baik dengan suku apapun,jadi yang
bersifat aqidah tidak boleh ada toleransi bahkan Rosulullah sangat baik dengan
kaum non muslim tetapi tegas terhadap orang2 kafir, tegas terhadap orang2 yang
menolak kebenaran,strategi lain dalam bidang politik dan social dengan adanya
RUU Ormas dalam RUU tersebut umat islam dalam berorganisasi dibatasi ruang
geraknya seperti organisasi tidak boleh go internasional tetapi harus nasional,
padahal islam itu besifat menyeluruh,islam itu bersifat universal dan membumi
artinya islam bisa tumbuh di tanah dan di suku jenis manapun, kemudian hal
keuangan melalui RUU ormas tsb keuangan Ormas islam diawasi dg ketat oleh
pemerintah jika keuangan ormas islam harus dicampuri pemerintah,bagaimana
dengan hadits yang menyatakan jika beramal atau bersedekah tangan kanan maka
tangan kiri tak boleh tau, padahal banyak sekali orang islam yang besedekah atas
nama hamba Allah bahkan sampai milyaran rupiah lah kalau harus dilaporkan
kepada pemerintah ini yang keliru maka tanggung jawab pemipin organisasi bukan
kepada pemerintah tetapi kepada jamaahnya
Hadirin siding sholat jum’at Rokhimakumullah…….
Ketiga Pada bidang pedagangan dan ekonomi,Dalam
bidang perdagangan adanya perdagangan bebas yang mengakibatkan umat islam tak
mampu bersaing dengan mereka sehingga da’wah islam tertatih-tatih,padahal
mestinya pemerintah bisa mengendalikan perdagangan bebas dengan regulasinya .icon
brand2 yahudi telah mendarah daging dari mulai mainan anak2 ampai alat
pekerjaan orang dewasa semuanya produk bangsa asing yang mana setiap 1 % dari satu produk
disumbangkan utk perjuangan orang2 yahudi membantai umat islam di timur tengah
,kemudian perdagangan retail pedagang eceran semuanya dikuasai orang2 non
muslim sampai ke gang2 kecil yang mematikan kios pedagang2 kecil milik kaum pribumi
Mengapa umat islam tak memiliki kekuatan kehidupan
berjamaah ?,mana komunitas islam dalam bentuk yang utuh kumpul dalam satu
perkampungan atau kota malah justru orang2 non muslimlah yang meaktualisasikan
prinsip2 sholat berjamaah,ia memiliki cluster2 perumahan2,sampai Kota
modern,pertanyaan berikutnya mana pemimpin islam,kita sebuah Negara penduduk
muslim terbesar tetapi kita tak memiliki pemimpin yang muslim secara kaffah,
mana ajaran islam yang tentang menolong orang lain terlaksana dengan baik kalau
umat islam sendiri tidak memiliki kekuatan ekonomi, bagaimana kita bisa
melaksanakan hadits yang menyatakan Al
ya dul ul ya artinya tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah, kalau
masih berhutang dengan orang2 kafir pasti kita akan lebih rendah hadits nabi
tadi jelas terbukti orang yang berhutang/meminta lebih rendah daripada yang
menghutangkan,
Hadirin semua ini karena umat islam tidak yakin, kalau diri kita punya ajaran yang
mampu membentuk masyarakat yang memiliki kekuatan politik,ekonomi,dan
perdagangan, orang islam banyak yang menjadi peragu katanya ah sudahlah say
amah yang penting bekerja dengan baik tidak menyakiti orang,pikiran egosi ini
yang terjadi, padahal kita diperintahkan oleh Allah untuk memperbaiki
masyarakat yang tergilas ekonominya oleh ekonomi kapitalis, anak2 yang
mentalnya rusak terjangkiti fornografi,fornoaksi dengan merebaknya di internet,
wajarlah jika prilaku generasi muda seperti hewan apakah kita umat islam diam
saja ? pikiran egois selalu berkata ah anak orang ini yang penting anakku
tidak, Allah mengecam sholatmu tidak berfungsi,
Di sisi lain marilah kita pikirkan kalau kita
acuhkan saja dalam hal memilih pemimpin betapa sulitnya seorang dai berceramah
mulutnya smapai berbusa untuk memberantas perjudian dan pelacuran tidak dapat
berhasil, tapi dengan kebijakan pemimpin, dengan adanya UU yang dirumuskan oleh
para pemimpin pelacuran perjudian akan dapat ditumpas dengan mudah,oleh sebab
itu kita butuh pemimpin yang islamis, maka khotib mengajak kita punya kewajiban
utk memilih pemimpin yang islamis pada sisi ini kita tak boleh takut, jangan
ragu, jangan mengaburkan ajaran islam bahwa sesungguhnya politik,
ekonomi,pendidikan,kesehatan dll semuanya adalah bagian dari islam yang dimana
kita harus berperan aktif mempedulikannya, Ud hu lu fi silmi kaaf fah
Khotib mengajak Marilah kita tengok sejarah, Dalam pembaharuan di kerajaan
Usmani,turki dapat dilihat adanya tiga golongan pembaharuan. Pertama,
golongan Barat yang ingin mengambil peradaban Barat sebagai dasar
pembaharuan.ini jelas ia yang kafir idiologinya kafir Golongan yang kedua, golongan Islam, yang
ingin menjadikan dasar islam sebagai dasar pembaharuan ini juga jelas ia ingin
nilai2 islam yang diinginkan dan ketiga, golongan nasionalis Turki, yang mana
mereka ingin menjadikan dasar pembaharuan bukan peradaban Barat dan bukan Islam,
tetapi nasionalisme Turki. ini yang tidak jelas dalam peumusan pancasila konsep
sila pertama kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya,ini
islamis tetapi pasti nasionalis tetapi
gagal dapat dikalahkan oleh orang nasionalis, ya begini jadinya sebab
nasionalis itu belum tentu islamis, kalau islam ajarannya tidak digunakan pasti
kehancuran akan terjadi, korupsi merajalela, polisi, jaksa, hakim, anggota
dewan, pejabat, semua berjamaah korupsi , masyumi selalu berusaha menyusun kekuasaan
dengan konsep islamis itu nasionalis tetapi Soekarno membuat konep NASAKOM
(nasionalis,agama, dan komunis) inilah pertarungan iman iman itu kan percaya
,percaya kalau islam ditanamkan aman dan sejahtera,
Inilah awal awalnya
pengaburan Islam yang mana adanya bias dalam melaksnakan ajaran islam,kelompok
abu-abu inilah yang akhirnya melahirkan islam liberalis menganggap Alqur’an
perlu direvisi,menganggap alquran perlu disesuaikan dengan zaman ,munculnya
kelompok yang mengatasnamakan plurasisme,nasionalis dan kebhinekaan .
Hudzaifah bin Al-Yaman radhiallahu anhuma berkata: (baca tejemahannya saja)
كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنْ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا قَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ
“Orang-orang
biasa bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang kebaikan
sementara aku biasa bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir
jangan-jangan aku terkena keburukan itu.
Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, dahulu kami dalam masa jahiliah dan keburukan, lantas Allah datang dengan membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Apakah sesudah keburukan itu akan ada kebaikan lagi?” Beliau menjawab, “Ya, tapi ketika itu sudah ada kabut.” Saya bertanya, “Apa yang anda maksud dengan kabut itu?” Beliau menjawab, “Adanya sebuah kaum yang memberikan petunjuk dengan selain petunjuk yang aku bawa. Engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.”
Saya bertanya, “Adakah setelah kebaikan itu akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya, yaitu adanya dai-dai yang menyeru menuju pintu jahannam. Siapa yang memenuhi seruan mereka, niscaya mereka akan menghempaskan orang itu ke dalam jahannam.”
Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang ciri-ciri mereka!” Nabi menjawab, “Mereka memiliki kulit seperti kulit kita, juga berbicara dengan bahasa kita.”
Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, dahulu kami dalam masa jahiliah dan keburukan, lantas Allah datang dengan membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Apakah sesudah keburukan itu akan ada kebaikan lagi?” Beliau menjawab, “Ya, tapi ketika itu sudah ada kabut.” Saya bertanya, “Apa yang anda maksud dengan kabut itu?” Beliau menjawab, “Adanya sebuah kaum yang memberikan petunjuk dengan selain petunjuk yang aku bawa. Engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.”
Saya bertanya, “Adakah setelah kebaikan itu akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya, yaitu adanya dai-dai yang menyeru menuju pintu jahannam. Siapa yang memenuhi seruan mereka, niscaya mereka akan menghempaskan orang itu ke dalam jahannam.”
Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang ciri-ciri mereka!” Nabi menjawab, “Mereka memiliki kulit seperti kulit kita, juga berbicara dengan bahasa kita.”
Hadirin siding sholat jum’at rokhimakumullah
Bandingkan hadits ini dengan kasus kehidupan
sehari-hari ketika seorang tokoh islam berda’wah mengajak memilih pemimpin dengan criteria
yang telah diamanatkan Allah orang-orang yang
Abu-abu tadi dengan bahasa
Alquran yang sama dengan kita mari kita fastabihul khoirot bukan membicarakan
sara dan agama, ketika porno aksi merajalela kemudian ada umat islam yang
protes mereka dengan bahasa Alquran mari kita jangan jorok kalau pikiran kita
ga ngeres meskipun melihat yang forno ga nafsu apa-apa? Yang porno jadi
pahlawan disanjung2 yang korupsi jadi pahlawan dengan senyum lepas bangga
dengan dosa2 karena mereka dibela dengan uu yang ada yang sangat longgar, coba
kalau hokum islam yang digunakan tidak akan seperti ini inilah yang saya maksud
islamis pasti nasionalis, bukan hanya kaum minoritas yang terlindungi negarapun
akan terlindungi, marilah kita gunakan dan kembangkan ajaran islam utk
kehidupan
Banyak sekali kan sekarang
ini orang yang seperti ini.
Saya bertanya, “Lantas apa yang tuan perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu selalu bersama jamaah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka!” Aku bertanya, “Kalau pada waktu itu tidak ada jamaah kaum muslimin dan imam bagaimana?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu jauhi seluruh firqah (kelompok-kelompok) itu, sekalipun kamu menggigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu dalam keadaan kamu tetap seperti itu.” (HR. Al-Bukhari no. 7084 dan Muslim no. 1847)
Saya bertanya, “Lantas apa yang tuan perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu selalu bersama jamaah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka!” Aku bertanya, “Kalau pada waktu itu tidak ada jamaah kaum muslimin dan imam bagaimana?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu jauhi seluruh firqah (kelompok-kelompok) itu, sekalipun kamu menggigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu dalam keadaan kamu tetap seperti itu.” (HR. Al-Bukhari no. 7084 dan Muslim no. 1847)
inilah 3
jenis hal yang harusnya umat islam dapat melawan dan merebutnya dengan cara2
yang benar ,pertama umat islam akan menjadi tamu dinegrinya sendiri dengan
berdirinya perumahan2 mewah, kedua umat islam akan dipimpin dan ada yang sudah
dipimpin oleh orang non muslim, yang ke tiga sejak zaman Belanda umat islam
berada pada kondisi ekonomi yang tidak kuat, Bagaiman umat islam harus berbuat
sesungguhnya Allah mengajarkan Kuntum Khoiro umat, Kamu adalah umat terbaik,
Antum a lau na, jangan takut jangan lemah kamu adalah umat yang memilik derajat
yang tinggi jika kamu beriman,dan beramal sholeh
Khotib mengajak
:
Petama Kita harus
fungsikan iman kita pada tugas2 kehidupan kita shari hari apapun jabatan,
status social mulai dari punya jabatan sebagai RT, RW, sampai jabatan tertinggi,
polisi, pedagang, pemimpin perusahaan, ekeonom, guru, dosen,wiraswastawan
sebagai umat islam harus menggunakan status sosialnya itu dengan kekuasaan yang
kita miliki yang mampu menolong orang lain kekuasaan yang kita warnai dengan
sikap islamis, jika kita pedagang pedagang yang jujur, kita pejabat pejabat
yang jujur yang dapat mengembangkan islam menjadi contoh, bukan korupsi daging
sapi, korupsi simulator sim korupsi dll sehingga islam tidak kuat dan yang akan
mengambil kesempatan itu yang tidak digunakan oleh umat islam di masing2 lini
kehidupannya adalah orang lain
Kedua merubah
main set bawahan ,anggota,jamaah di mana kita berada , artinya merubah nya kea
rah pemahaman islam bahwa islam itu Kaafah, oleh sebab itu dimanapun kita
berada upayakan adakan pengajian walaupun beberapa menit saja dalam sehari,atau
sepekan sehingga umat islam itu ada satu hati, satu aqidah satu perintah dan
nyambung walaupun kita beda tempat tinggal beda tempat kerja dan beda
organisasi tetapi kita satu kekuatan ,dimana apabila ada kesulitan, kekurangan
bisa langsung tertangani, atau bisa dibenahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar