Selasa, 20 Januari 2015

Keseimbangan Hidup Part 2



Keseimbangan Dalam Hidup(Tawazun) part 2
Yusup, SPd. MM
Khutbah Pertama
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
ســـــــــــــــــــورة الفاتحة
} الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا مَّاتَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ {3}

Hadrin sidang sholat jum’at Rokhimakumullah
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Illahi Robi yang mana telah memberikan kita nikmat,diantaranya nikmat iman nikmat islam dan nikmat yang tidak kalah pentingnya ialah nikmat sehat,sholawat dan salam marilah kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW ,selaku khotib saya berpesan pada diri saya dan hadirin sekalian marilah kita tingkatkan ketakwaan pada Allah SWT
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Salah satu di antara karakteristik agama Islam adalah tawazun (keseimbangan).Allah dan Rosulnya mengajarkan tentang keseimbangan,Keseimbangan adalah system hidup keteraturan dan keselarasan seperti keseimbangan benda-benda jagat raya,planet,bintang,dan benda-benda lainnya sedangkan keseimbangan di planet bumi  terdiri dari manusia,hewan,tumbuhan,tanah,air,udara,api dan lain sebagainya yang seimbang dan sistematis,kemudian keseimbangan antara Peraturan dan pelaksanaan,keseimbangan antara fisik dan jiwa,atau jasmani dan rokhani,hak dan kewajiban ,keseimbangan antara pimpinan dan bawahan,pejabat dan rakyat,ilmuan dan orang awam,laki-laki dan perempuan,malam dan siang,miskin dan kaya semuanya Allah sudah atur keseimbangan dan pembidangannya
Marilah kita perhatikan firman Allah pada Surat 67 (Al-Mulk) ayat 3  :
} الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا مَّاتَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ {3}
Dia yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. 67:3)

Matahari,rembulan bintang-bintang di langit, planet –planet dan benda-benda jagat raya Allah ciptakan tak ada yang bertabrakan,semuanya berjalan, berputar, berotasi dengan orbitnya(relnya) masing-masing. Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 33
} وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ {33}
dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang". (QS. 14:33)

Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Kemudian pada planet bumi(Ardh) Allah menciptakan dengan isinya juga memiliki karakteritik keseimbangan, Yang ingin khotib sampaikan adalah manusia telah merubah,melawan dan merusak keseimbangan yang Allah ciptakan itu,hal inilah yang akhirnya menimbulkan bencana , karena air hujan yang turun dan mengalir sesuai alur siklus aturan Allah,tetapi manusia merusak system Allah tersebut dengan menghilangkan kontur tanah, daerah resapan air menjadi bangunan-bangunan seenak hawa nafsu manusia sehingga munculnya bencana-bencana seperti banjir,gempa bumi tsunami,longsor,penyakit-penyakit akibat rendaman air.Manusia telah merusak keseimbangan yang Allah ciptakan dengan cara menebangi pepohonan di hutan dan pegunungan dengan seenaknya sehingga air tidak meresap kepada akar-akar pepohonan  di hutan dan di pegunungan kini air mengalir ke lautan maka debit air laut menjadi berat dan mematahkan lempengan dasar laut sehingga terjadilah gempa tsunami dan longsor yang menelan korban jiwa manusia , Disamping itu Allah telah menciptakan udara, awan,kabut, laut,sungai  untuk kepentingan manusia . dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. (QS. 14:32)
Benda-benda yang Allah ciptakan itu memiliki sistem,karakteristik keseimbangan yang tidak mungkin merusak dan membahayakan manusia ,jadi kalau terjadi gempa bumi tsunami,longsor,gunung meletus,banjir,kecelakaan pesawat terbang,tenggelamnya kapal laut dan kecelakaan-kecelakaan lainnya semuanya itu karena manusia tak bisa menundukan alam untuk kepentingan hidupnya dengan kata lain manusia dzolim dan tak berilmu, kecelakaan pesawat “Airasia” karena comulomimbus (sebuah awan yang berisi es kabut tebal bergunung-gunung dengan kilauan awan bermuatan listrik yang mengaburkan penglihatan, yang tak bisa ditembus pesawat) bukankah segala sesuatunya itu Allah selalu mengingatkan kita ?  contoh dalam kasus ini Allah telah menegaskan dalam Alqur’an Surat An nur ayat 43
} أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدَقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلاَلِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مِن جِبَالٍ فِيهَا مِن بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَن يَشَآءُ وَيَصْرِفُهُ عَن مَّن يَشَآءُ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِاْلأَبْصَارِ {43}
Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatan olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya.Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (QS. 24:43)
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Semua ilmu Allah baik tentang udara yang berhubungan dengan pesawat terbang dan  komunikasi,juga tentang gunung, hutan, laut yang rentang bencana semuanya telah Allah ingatkan kita ribuan tahun yang lalu bahwa itu semua memiliki karakteristik keseimbangan yang tidak mungkin membahayakan manusia lalu pertanyaannya adalah mengapa kita tak mengkajinya ?

Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Contoh lain dari ajaran Allah tentang keseimbangan yaitu bahwa manusia diseimbangkan kebutuhan-kebutuhan hidupnya,makan-minum,bekerja,ibadah dan hiburan semuanya telah ada dalam petunjuk-petunjuk Allah,sampai-sampai dalam urusan sekspun Allah telah mengajarkan manusia dengan cara melestarikan keturunan dengan cara yang benar,
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Dikisahkan oleh Ibnu Sa’ad bahwa suatu hari istri Utsman bin Madz’un datang kepada istri Rasulullah dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Padahal tidak ada orang Quraisy yang lebih kaya dari pada Utsman bin Madz’un  “Saat ini kekayaan Utsman bin mazun sudah tak tersisa lagi! Karena Utsman bin Madz’un selalu puasa pada siang hari dan menghabiskan malamnya dengan shalat malam?” sabda Nabi kepadanya.jangan kamu lakukan itu “Sesungguhnya matamu memilki hak atasmu, tubuhmu memiliki hak atasmu dan keluargamu juga memiliki hak atasmu. Maka shalatlah dan tidurlah. Dan puasalah lalu makan dan berbukalah.” (HR Bukhari).
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Riwayat di atas adalah salah satu keistimewaan ajaran Islam yang menganjurkan kepada Kaum Muslim untuk selalu hidup seimbang. Seimbang antara ibadah dan bekerja, makan,minum ,olahraga dan hiburan bercanda bercengkrama,silaturahmi semua sudah ada aturannya sayang sekali manusia merusaknya. Kesehatan masyarakatpun dijajah oleh pengusaha dan pedagang makanan dengan mencampurkan makanan dengan zat kimia berbahaya,makanan berminyak campur zat plastik ,zat pengawet yang membahayakan tubuh, Kini Rasa amanpun menjadi sesuatu yang sangat mahal.
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Kita lihat keseimbangan dalam berpasangan suami istri
Ada orang berceloteh,kalau Cuma satu istri tidak akan seimbang contohnya sepeda rodanya kalau cuma satu maka tidak akan seimbang kecuali dilatih seperti para acrobat dan pesulap,tetapi ketika rodanya 2 atau 4 dia akan seimbang ini hipotesa yang bisa salah kita harus hati 2 saat berkomunikasi dalam pergaulan dengan celoteh dan canda,
Tetapi islamlah yang kemudian menjawab solusi tentang lebih banyaknya jumlah wanita bayangkan dengan peristiwa-peristiwa bencana yang mengakibatkan banyak anak-anak dan suami-suami yang tewas,seperti korban bencana gempa,kecelakaan-kecelakaan,korban bencana perang korban bencana longsor dan lain sebagainya yang mengakibatkan banyaknya janda-janda dan anak-anak terlantar,hanya islamlah yang punya solusi,yaitu dengan mengambil janda-janda dan anak-anak terlantar untuk dilindungi,berbeda dengan ajaran agama lain jangankan seorang juru da’wah beristri lebih dari satu istri, satu istri saja tidak boleh  oleh karenanya justru islamlah kesempurnaan solusi keseimbangan.
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Contoh lain kalau kita memilih pemimpin pasti akan terjadi ada friksi-friksi dan kubu-kubu maka solusinya adalah tengoklah peraturan khotib mengajak gunakan peraturan, Pabila terjadi keributan carilah penyelesaiannya pada Alqur’an Allah pasti memberikan solusi,
فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ....
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya),……,kembalikan pada peraturan jangan menebar opini,jangan menebar pencitraan,jangan mengakali aturan ,jangan mengancam,berbuat adilah,jangan memprofokasi,dan memfitnah inilah keseimbangan yang Allah ciptakan antara peraturan dan implementasi(pelaksanaan)
Khotib mengajak  marilah kita selaraskan keseimbangan antara peraturan dan pelaksanaan.Pemberantasan korupsi sering tidak murni dari niat yang tulus melaksanakan peraturan tetapi terkadang karena ada kepentingan-kepentingan,pemberantasan miras narkoba juga membidik orang-orang terhormat frofesor, Doktor,pilot,hakim,polisi,karuan dengan artis-artis karena narkoba tidak murni komersial tetapi ada niat yang buruk untuk menghancurkan generasi muda. kemudian politik ashobiyah demi kepentingan kelompok dan golongan sungguh sangat luas maknanya, contoh wacana penghilangan departemen agama yang akhirnya tidak jadi adalah mencitrakan bahwa agama mayoritas meminggirkan agama lain karena mereka menganggap sulit mendirikan gereja,kemudian wacana penghilangan identitas KTP juga mereka menggelontorkan soal hak asasi manusia yang mana semua orang punya hak dalam hal keyakinan dan semua keyakinannnya  ingin diakui keberadaannya , ditambah lagi dengan langkah gubernur DKI yang mengizinkan beredarnya minuman keras dengan alasan hanya untuk orang dewasa dan penjualannya diawasi  ,sementara itu asset-aset bangsa digadaikan dan dijual kepada bangsa asing yang seharusnya dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyat,padahal kita punya banyak sumber daya laut,pantai,minyak,potensi tambak ikan yang luas, kita memiliki tanah untuk perkebunan dan pertanian yang subur bagaikan tongkat ditanam jadi makanan,kita juga memiliki potensi wisata yang baik dan strategis,.Musim hujan yang seimbang yang jika dikelola airnya dapat mengairi perkebunan dan pertanian, logam mulia(emas) dan barang-barang tambang yang sangat kaya tetapi semuanya itu manusia merusaknya , dan bangsa asing diberikan kebebasan untuk mengeksploitasinya.
Allah telah mengajarkan kepada kita agar menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban,antara membela rakyat kecil dengan kebutuhan- kebutuhan Negara(APBN),Nabi Muhammad telah mengatur forsi-forsi penggunaan garam pada tambak garam umum sehingga tidak mengambil seenaknya secara berlebihan, nabi berpesan gunakan secukupnya 
Hadirin yang Dimuliakan Allah
Khotib mengajak bahwa Hidup yang seimbang ini jangan dilawan Sungguh indah kehidupan ini ketika menjadi Ummatan wasathon, yaitu umat tengah-tengah (keseimbangan) mengatur hidup manusia yang harmonis tidak hanya keseimbangan antara hak dan kewajiban,antar pelaksana(bawahan) dan atasan,pengurus dan anggota,pemimpin dan rakyat,semuanya diatur secara seimbang disamping itu Allah juga mengatur hubungan pribadi manusia dengan Allah,dan hubungan antara kehidupan dunia dan akhirat,  firman Allah dalam al-Qur’an;
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
 “Dan carilah apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu tentang negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari keduniawian”.
Ayyuhal Hadirun Rahimakumullah
Islam tidak membedakan ras, suku,bangsa.watak,jabatan,harta dan budaya Ia diturunkan Allah untuk seluruh manusia dari bangsa dan golongan mana pun. perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka jika mereka konsisten tidak akan melahirkan perpecahan.
Sikap yang perlu kita pahami adalah sering diantara kita ada rasa tidak suka,benci pasti ada dalam sebuah kelompok,jika rasa tidak suka,benci dimunculkan maka ruasklah system kerja rusaklah hubungan kita sesama muslim ,rusaklah keseimbangan yang Allah sudah gariskan,ini yang harus kita hindari bagaimana caranya ? caranya adalah jika ia benar walaupun kita tidak suka maka kita harus membiasakan diri untuk menerima dengan jiwa besar,inilah yang khotib sebut kita harus kembali kepada aturan  unzdur man ko la wa la tanzur man ko la janganlah lihat siapa yang bicara tetapi lihatlah apa yang dibicarakannya.
Hadirin sidang sholat Jumat Rokhimakumullah
Akibat disingkirkannya nilai-nilai agama dalam kehidupan modern, kita menyaksikan semakin meluasnya kepincangan sosial, seperti : merebaknya kemiskinan, dan gelandangan di kota-kota besar; mewabahnya pornografi dan prostitusi; HIV/AIDS; meratanya penyalahgunaan obat bius, kejahatan terorganisasi, pecahnya rumah tangga hingga mencapai 67 % di negara-negara modern; kematian ribuan orang kaena kurang gizi,bencana-bencana terjadi pertengkaran antar warga,pertengkaran antara pimpinan dan rakyat khususnya dalam penggususran pedagang kaki lima,kejadian-kejadian itu terjadi di tengah melimpahnya barang konsumsi di sementara bagian belahan orang di Indonesia misalnya dengan membangun rumah-rumah mewah yang senyatanya tidak pernah umat islam memilikinya sehingga umat makin terpinggirkan
Oleh karenanya khotib mengajak umat islam harus mengambil peran-peran sebagai berikut :
Yang pertama kuasai ilmu dan pendidikan,salah satu bencana sering terjadi karena minim ilmu pengetahuan,inilah salah satu kekalahan umat islam karena minim ilmu pengetahuan.lihatlah seorang Ahok yang china mampu menjadi gubernur DKI,ada apa ini? Bahkan ada tokoh nasional berkeyakinan sangat berpeluang besar Ahok  menjadi Presiden di tahun 2019  saya harus berani mengatakan semua itu bukti ilmu Allah yang maha luas,umat islam tidak menguasainya secara totalitas sehingga yang minoritas menguasai yang mayoritas bukankah Allah yang menyatakan
كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللهِ وَاللهُ مَعَ الصَّابِرِينَ {249}
“Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.s. al-Baqarah: 249).
Maka khotib mengajak umat islam kuasai ilmu pengetahuan dan pendidikan
Yang kedua kuasai komunikasi,media masa,media elektronik dan media jejaring social internet karena dengan itulah kita dikalahkan mereka,yang bagus di kelompok islam bisa jadi jelek di mata public dan yang jelek di kelompok mereka bisa jadi bagus di mata publik dengan media bisa menjadi pemenang itulah yang disebut dengan pencitraan. Prestasi bisa dibentuk,tokoh baik bisa dibentuk,da’wah bisa disiarkan dengan iklan yang gencar namun mereka mengupayakan demi kelompoknya tetapi da’wah yang pundamentalis idialis bisa dibendung,tokoh baik dan islamis yang tak bisa muncul semuanya karena menguasai komunikasi,media masa dan internet . Oleh sebab itu ilmu dan komunikasi adalah jendela dunia yang akan berkuasa, da’wah umat islam islam di media tv bersifat hiburan dan tontonan da’wah pundamentalis  idealis justru adadi tv mereka khotib mengajak umat islam menguasai komunikasi
Yang ketiga kuasai politik ,kekalahan terbesar dari umat islam adalah tak mampu mewujudkan politik islam dan pemimpin islam wajarlah kalau keseimbangan kebijakan yang berpihak kepada kebenaran dapat dikalahkan kelompok lain tahun 2015 Indonesia semakin sekuler dan liberal,marilah kita bersatu untuk umat islam dan agama islam
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.


Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}. ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ



Tidak ada komentar:

Posting Komentar